Pages Menu
Categories Menu

Posted by in Rawan Menderita DM

Besarnya Resiko Penderita Penyakit DM Untuk Mengalami Diabetik Retinopati

Diabetik retinopati sangat beresiko dialami oleh hampir semua penderita penyakit diabetes melitus tipe apapun. Diabetik retinopati adalah satu jenis gangguan organ mata yang muncul sebagai efek negatif dari penyakit diabetes melitus yang tidak terkontrol dengan benar.

Jika saat ini anda sudah menjadi seorang penderita penyakit diabetes melitus, maka sebaiknya anda lebih berhati-hati dengan penyakit yang anda derita. Sebaiknya, andapun perlu mempelajari lebih lanjut mengenai sebesar apakah resiko seorang penderita penyakit diabetes melitus untuk mengalami diabetik retinopati

tersebut. Karena dengan memahami resikonya, akan mampu meningkatkan kewaspadaan anda.

Resiko Seorang Penderita DM Untuk Mengalami Diabetik Retinopati

Memang benar bahwa seorang penderita penyakit DM sangat besar kemungkinannya untuk mengalami diabetik retinopati. Dari hasil penelitian, ditemukan hampir sebagian besar penderita DM tipe 1 mengalami masalah tersebut setelah menderita penyakit DM selama kurang lebih 20 tahun. Selain itu, 6 sampai 10% penderita DM tipe 2 juga beresiko mengalami diabetik retinopati.

Diabetik retinopati bukanlah masalah biasa. Karena gangguan pada penglihatan ini bisa saja menyebabkan kebutaan permanen.

Retinopati terjadi karena adanya kerusakan pada retina mata. Kerusakan retina mata tersebut sangat berhubungan dengan peningkatan kadar gula darah. Seseorang yang baru mengalami gangguan mata ini memang biasanya tidak merasakan gejala apapun.

Namun lama kelamaan, seseorang yang mengalami gangguan mata jenis ini akan merasakan beberapa macam gejala seperti:

  • Pandangan kabur dan terkadang berwarna keabu-abuan sehingga menyulitkan penderitanya untuk membaca.
  • Munculnya titik gelap atau kosong di bagian tengah lapangan pandang.
  • Terkadang mata terasa nyeri.
  • Seakan-akan muncul selaput kemerahan di pandangan mata.
  • Tampak bayangan seperti sarang laba-laba pada penglihatan.
  • Objek yang dilihat terkadang dikelilingi lingkaran terang.
  • Garis lurus yang dilihat menjadi berubah.

Sudahkah anda mulai merasakan beberapa gejala dari diabetik retinopati tersebut? sebaiknya jika anda sudah mulai merasakan gejala tersebut, segera konsultasikan dengan dokter untuk melakukan tindakan penanganan khusus.

Mengenal Jenis Retinopati

Retinopati juga terbagi lagi menjadi 2 macam jenis. Bagi anda yang menderita penyakit diabetes melitus, sebaiknya andapun memahami dengan jelas mengenai 2 macam jenis Retinopati tersebut.

Berikut adalah penjelasan mengenai 2 macam jenis Retinopati tersebut:

  1. Retinopati Non Proliferatif

Retinopati non proliferatif memang bisa dikatakan sebagai jenis retinopati yang masih belum begitu parah. Biasanya, seseorang yang menderita gangguan mata ini akan mengalami beberapa gejala seperti:

  • Pembengkakan pada retina mata.
  • Penurunan fungsi retina mata.
  1. Retinopati Proliferatif

Berbeda dengan retinopati non proliferatif, retinopati jenis ini sangat berbahaya. Karena gangguan mata retinopati proliferatif dapat menyebabkan pendarahan.

Untuk mengatasi gangguan mata retinopati proliferatif ini biasanya digunakan pengobatan menggunakan laser untuk memperkuat dinding pembuluh darah di retina. Selain itu, pada kasus yang sudah cukup berat dibutuhkan operasi untuk membersihkan timbunan pendarahan di retina mata.

Bagi anda yang saat ini menderita penyakit diabetes melitus, sebaiknya anda rutin memeriksakan kesehatan mata setahun sekali. Semua itu dilakukan untuk mencegah agar jangan sampai anda terlambat mengetahui kemunculan diabetik retinopati.

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *