Pages Menu
Categories Menu

Posted by in Komplikasi Diabetes

Komplikasi Kronis, Masalah Komplikasi Diabetes Melitus yang Membahayakan (Bag 2)

Komplikasi diabetes melitus memang ada banyak jenisnya. Kita sudah membahas salah satu jenis komplikasi penyakit diabetes melitus pertama yaitu komplikasi akut di artikel pertama.

Di artikel kedua ini, kita akan melanjutkan pembahasan masalah komplikasi pada penyakit diabetes melitus lain yang jauh lebih berbahaya.

Apa Itu Komplikasi Kronis?

Komplikasi diabetes melitus kronis adalah komplikasi yang munculnya bertahap namun sangat membahayakan.

Penderita diabetes melitus yang mengalami komplikasi kronis biasanya dikarenakan belum mampu mengontrol penyakit yang dideritanya dan belum menemukan obat herbal gula darah naik yang tepat.

Komplikasi kronis tidak bisa diremehkan karena jika dibiarkan berlarut-larut dapat menyebabkan kerusakan pada beberapa organ penting di dalam tubuh.

Komplikasi kronis dapat mengakibatkan berbagai macam masalah kesehatan fatal bagi penderita diabetes melitus. Berikut ini adalah beberapa macam masalah kesehatan fatal tersebut:

A.    Penyakit jantung

Penderita diabetes melitus yang belum mampu mengontrol penyakit yang dideritanya akan sangat beresiko menderita penyakit jantung.

Penyakit jantung dapat diderita oleh penderita penyakit diabetes melitus dikarenakan kadar gula darah terlalu tinggi.

Kadar gula darah yang terlalu tinggi akan membuat darah semakin mengental. Darah yang terlalu kental jelas akan membuat organ jantung bekerja lebih berat dan bila dibiarkan, organ jantung dapat mengalami kerusakan.

Selain karena darah yang mengental, rusaknya organ jantung juga bisa terjadi akibat penyempitan saluran pembuluh darah.

Berikut ini adalah beberapa macam masalah yang biasanya dialami oleh penderita diabetes melitus ketika mengalami kerusakan pada organ jantung:

•    Nyeri pada bagian dada

•    Menderita penyakit jantung koroner

•    Tekanan darah meningkat

•    Serangan jantung

Gejala yang Dirasakan Ketika Mengalami Komplikasi Diabetes Melitus Pada Organ Jantung

Komplikasi diabetes melitus pada organ jantung biasanya akan memicu munculnya beberapa macam gejala seperti:

•    Tubuh mudah merasa letih dan lesu

•    Dada terasa nyeri

•    Sesak nafas

•    Detak jantung tidak teratur

•    Sering mengeluarkan keringat berlebihan

•    Sakit kepala

Umumnya, sebelum seseorang mengalami serangan jantung, mereka akan merasa nyeri terlebih dahulu di bagian dada. Namun rasa nyeri di bagian dada sebagai pertanda adanya masalah pada organ jantung tersebut terkadang tidak dirasakan oleh penderita diabetes melitus.

Hal tersebut disebabkan karena kadar gula darah yang terlalu tinggi sudah merusak sistem saraf di dalam tubuh. Kerusakan sistem saraf tersebut menyebabkan penderita diabetes tidak mampu lagi merasakan rasa sakit seperti nyeri di bagian dada.

Jenis Penyakit Jantung yang Sering Diderita Oleh Penderita Diabetes Melitus

Ada banyak jenis penyakit jantung, namun tidak semua jenis penyakit jantung merupakan komplikasi diabetes melitus.

Umumnya, penderita diabetes melitus lebih mudah menderita penyakit jantung koroner. Hal tersebut disebabkan karena saluran pembuluh darah koroner penderita diabetes melitus jauh lebih sering mengalami penyempitan akibat kadar gula darah terlalu tinggi.

Diabetes Melitus Tipe Apa yang Paling Sering Mengalami Masalah Pada Organ Jantung?

Tidak semua penderita diabetes melitus berpotensi untuk mengalami komplikasi pada organ jantung.

Komplikasi diabetes melitus pada organ jantung ini biasa dialami oleh penderita diabetes melitus tipe 2 terutama yang memiliki masalah:

•    Kelebihan berat badan atau obesitas

•    Jarang berolahraga

•    Sering memakan makanan yang mengandung lemak jahat

•    Memiliki kadar kolesterol jahat yang cukup tinggi

Faktor Pemicu Komplikasi Diabetes Melitus Pada Organ Jantung

Kerusakan pada organ jantung sebagai salah satu komplikasi pada penyakit diabetes melitus ini muncul disebabkan karena beberapa macam faktor.

Berikut adalah beberapa faktor yang memicu penderita DM mengalami masalah pada organ jantung:

•    Obesitas

•    Tekanan darah sangat tinggi

•    Kadar gula darah sangat tinggi dan tidak segera diatasi

•    Merokok dan minum minuman yang mengandung alkohol

•    Resistensi pada insulin

•    Pola makan sangat tidak sehat

•    Jarang berolahraga

•    Kadar kolesterol jahat dan trigliserida sangat tinggi

B.    Rusaknya Organ Ginjal

Komplikasi diabetes melitus juga dapat menyebabkan organ ginjal mengalami kerusakan. Ketika kadar gula darah terlalu tinggi, organ ginjal akan bekerja semakin berat untuk menyaring racun yang ada di dalam darah.

C.    Kerusakan Mata

Jika organ ginjal sudah mengalami kerusakan, maka masalah komplikasi pada penyakit diabetes melitus selanjutnya yang perlu diwaspadai adalah kerusakan mata.

Penderita diabetes melitus berpotensi mengalami kebutaan permanen akibat rusaknya organ ginjal. Hal tersebut terjadi karena organ mata mendapatkan asupan nutrisi langsung dari organ ginjal.

Jika ginjal mengalami kerusakan, maka darah yang dialirkan ke organ mata masih memiliki kandungan racun. Hal tersebut akan membuat organ mata mengalami kerusakan dan menyebabkan kebutaan permanen.

D.    Kerusakan Sistem Saraf

Ketika organ ginjal sudah mengalami kerusakan akibat komplikasi diabetes melitus, sistem saraf juga berpotensi mengalami kerusakan.

Sistem saraf akan mengalami kerusakan ketika darah memiliki kandungan racun yang terlalu tinggi.

Kerusakan saraf inilah yang akan semakin membuat penderita diabetes melitus mengalami berbagai macam masalah serius seperti gangren atau pembusukan.

Gejala-Gejala Penderita Diabetes yang Mulai Mengalami Kerusakan Sistem Saraf

Kerusakan sistem saraf bukanlah masalah ringan bagi penderita diabetes melitus. Kerusakan sistem saraf akan memicu terjadinya masalah pembusukan. Hal tersebut bisa terjadi karena penderita DM tidak akan mampu lagi merasakan rasa sakit setelah sistem saraf mengalami kerusakan.

Karena itulah, penderita DM sering terlambat menyadari bahwa ada luka di bagian kaki. Umumnya, penderita DM baru menyadari ada luka di bagian kaki setelah luka tersebut berkembang menjadi gangren.

Sebenarnya, ada beberapa macam gejala yang menunjukkan bahwa penderita diabetes melitus sudah mulai mengalami kerusakan sistem saraf. Berikut adalah beberapa gejala yang menunjukkan sistem saraf mulai mengalami kerusakan akibat komplikasi diabetes melitus:

•    Sering kesemutan di beberapa bagian tubuh

•    Sering merasakan rasa tebal di beberapa bagian tubuh

•    Sulit berjalan karena otot kaki tidak bertenaga

•    Terkadang penderita DM juga mengalami masalah pencernaan dan gangguan pernafasan

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *