Pages Menu
Categories Menu

Blog

Berapa Durasi Olahraga yang Baik Untuk Penderita Diabetes?

Posted by on Jul 18, 2015 in Olah Raga Diabetisi | 0 comments

Berapa Durasi Olahraga yang Baik Untuk Penderita Diabetes?

Sudah tahukah anda mengenai berapa lama durasi olahraga yang baik untuk penderita diabetes? Meskipun memang olahraga sangatlah baik dilakukan oleh penderita DM, namun sebaiknya penderita DM tidak memaksakan diri untuk melakukan olahraga dalam jangka waktu yang lama. Karena jika seorang penderita DM terlalu memaksakan diri untuk melakukan olahraga terlalu lama, maka kemungkinan mereka justru dapat mengalami penurunan kadar glukosa darah. Oleh sebab itu, sebaiknya olahraga harus dilakukan dengan durasi yang tepat. Untuk anda yang selama ini masih belum mengetahui dengan jelas mengenai berapa lama durasi olahraga yang baik untuk penderita diabetes, anda bisa mempelajarinya di artikel ini. Mengenal Durasi Olahraga yang Baik Untuk Penderita Diabetes Dikarenakan ada kemungkinan untuk mengalami hipoglikemia, maka seorang penderita diabetes tidak disarankan untuk memaksakan diri dalam melakukan olahraga. Sebaiknya, penderita diabetes melitus melakukan olahraga sesuai dengan durasi yang disarankan. Biasanya, penderita diabetes melitus disarankan untuk melakukan aktivitas olahraga selama 30 menit dalam sehari. Dalam seminggu, penderita diabetes bisa melakukan olahraga secara rutin sebanyak 3 sampai 5 kali. Lalu bagaimana jika anda tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan olahraga? Memang olahraga yang baik untuk penderita diabetes disarankan dilakukan selama kurang lebih 30 menit dalam sehari. Namun anda tidak harus langsung melakukan aktivitas olahraga selama 30 menit. Jika memang anda tidak memiliki cukup waktu luang, maka anda bisa memecah-mecah waktu untuk melakukan aktivitas olahraga tersebut. Sebagai contohnya, anda bisa melakukan aktivitas olahraga seperti senam selama 10 menit di pagi hari setelah sarapan. Kemudian lakukan aktivitas olahraga kembali selama 10 menit di siang hari setelah makan siang. Setelah itu, lakukan kembali aktivitas olahraga dengan menggunakan sepeda statis selama 10 menit setelah makan malam. Pastikan untuk melakukan aktivitas olahraga 1 jam setelah anda makan. Karena hal tersebut juga akan mengurangi resiko mengalami kram perut. Jika anda rutin melakukan aktivitas olahraga seperti yang dicontohkan, maka setiap hari anda sudah melakukan aktivitas olahraga selama 30 menit. Hal tersebut sudah sangat membantu anda untuk mengontrol penyakit diabetes melitus. Bagaimana Memulai Aktivitas Olahraga yang Benar Bagi Penderita DM? Olahraga yang baik untuk penderita diabetes juga tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Karena jika dilakukan dengan sembarangan, maka anda bisa saja mengalami cedera. Oleh sebab itu, selain mengetahui berapa lama durasi untuk melakukan aktivitas olahraga, andapun harus mengetahui bagaimana cara memulai aktivitas olahraga yang benar. Untuk mengurangi resiko mengalami cedera, sebaiknya sebelum anda memulai aktivitas olahraga, pastikan untuk melakukan pemanasan (stretching). Setelah selesai melakukan aktivitas olahraga, sebaiknya anda juga melakukan pendinginan tubuh. Bila anda bisa rutin melakukan aktivitas olahraga yang baik untuk penderita diabetes seperti yang dicontohkan, maka anda bisa lebih mudah mengontrol dan bahkan mengatasi penyakit DM yang anda derita dengan obat kencing manis secara...

read more

Apakah Ada Reaksi Negatif Akibat Injeksi Insulin?

Posted by on Jul 18, 2015 in Pengobatan Medis | 0 comments

Apakah Ada Reaksi Negatif Akibat Injeksi Insulin?

Cara mengobati kencing manis kering dengan injeksi insulin tidak bisa diberikan secara sembarangan pada penderita diabetes melitus. pemberian insulin buatan tersebut harus dengan sepengetahuan dokter. Karena memang jika sampai salah dalam segi waktu dan juga dosis dalam memberikan insulin buatan, akan muncul beberapa macam efek negatif. Hal ini memang sangat jarang diketahui oleh penderita diabetes melitus. Karena mayoritas penderita diabetes melitus terutama diabetes melitus tipe 1 berpikir bahwa dengan memberikan insulin buatan di dalam tubuh, maka hal tersebut dapat membantu mengatasi atau sedikitnya mengontrol penyakit yang mereka derita. Mengetahui apa saja reaksi negatif yang biasanya muncul ketika injeksi insulin diberikan pada waktu dan juga dosis yang tidak tepat sangat penting bagi penderita diabetes melitus. Karena dengan mengetahui gejalanya, penderita DM bisa segera berkonsultasi dengan dokter. Untuk anda yang ingin mempelajari apa saja gejala negatif dari kesalahan menyuntikkan insulin pada waktu dan dosis yang tidak tepat, anda bisa mempelajarinya di artikel ini. Beragam Efek Negatif Pertanda Injeksi Insulin Diberikan Dengan Tidak Tepat Efek negatif atau sering disebut dengan reaksi injeksi insulin yang diberikan secara tidak tepat biasanya akan menimbulkan beberapa macam gejala seperti penderita diabetes melitus yang sedang mengalami hipoglikemia. Pada umumnya, ketika seorang penderita DM mendapatkan injeksi insulin secara tidak tepat maka tubuh akan melepas beberapa hormon terutama hormon dan juga gula yang tersimpan di dalam organ hati. Ketika hal tersebut terjadi, maka biasanya penderita DM akan mengalami beberapa gejala seperti: Tubuh mulai mengeluarkan keringat dingin. Mulai merasa kesemutan di bibir dan juga ujung jari. Sulit untuk berbicara atau minimal dapat berbicara namun tidak jelas. Jantung mulai berdebar dengan sangat cepat atau juga sering disebut dengan palpitasi. Mudah tersinggung. Mulai merasa gelisah. Kepala mulai terasa sakit. Penglihatan mulai menurun. Kulit mulai berubah warna menjadi lebih pucat. Otot di dalam tubuh mulai terasa kencang. Mulai merasa kelaparan. Apakah anda sering mengalami gejala-gejala tersebut? bila memang anda sering mengalami beberapa gejala tersebut, maka sebaiknya mulai sekarang segera konsultasikan masalah anda dengan dokter ketika anda mulai merasakan gejala-gejala tersebut. Bagaimana Mencegah Agar Jangan Sampai Mengalami Reaksi Negatif Insulin? Sebenarnya penderita diabetes melitus yang sering mendapatkan injeksi insulin bisa menghindari mengalami semua gejala dari reaksi negatif insulin tersebut. Untuk mencegahnya, sebaiknya jangan pernah mencoba untuk memberikan injeksi insulin ke dalam tubuh anda sendiri jika memang anda belum mengetahui dengan jelas mengenai kapan dan berapa dosis insulin yang anda butuhkan. Akan lebih baik jika anda mempercayakan injeksi insulin tersebut kepada dokter. Pastikan juga bahwa dokter yang anda percaya memang sudah memiliki pengetahuan yang cukup tentang penyakit diabetes...

read more

Apakah Benar Banyak Minum Air Meningkatkan Resiko Menderita Penyakit Diabetes?

Posted by on Jul 17, 2015 in Info Unik | 0 comments

Apakah Benar Banyak Minum Air Meningkatkan Resiko Menderita Penyakit Diabetes?

Apakah banyak minum air justru dapat meningkatkan resiko menderita penyakit diabetes? Banyak orang memang salah mengerti mengenai hal ini. Banyak meminum air tidak meningkatkan resiko menderita penyakit diabetes melitus. Justru banyak meminum air akan mengurangi berbagai macam masalah pada penderita diabetes melitus. Diabetes melitus adalah penyakit yang disebabkan karena adanya gangguan produksi hormon insulin maupun gangguan fungsi hormon insulin. Jika dilihat secara seksama, tidak ada hubungan antara banyak meminum air dengan faktor penyebab munculnya penyakit diabetes melitus. Lalu apakah meminum banyak air justru baik bagi penderita diabetes melitus? Apa saja manfaat banyak meminum air untuk penderita diabetes melitus? Baca penjelasan cara mengatasi diabetes melitus secara lengkap di sini. Manfaat Banyak Meminum Air Bagi Penderita Diabetes Melitus Meminum banyak air putih justru baik bagi penderita diabetes melitus. Karena air putih memang sangat bermanfaat. Apa saja manfaat meminum air putih bagi penderita diabetes melitus tersebut? Berikut adalah manfaat yang bisa anda dapatkan dari banyak meminum air putih: Mencegah dan juga mengatasi masalah dehidrasi Banyak meminum air putih dapat mencegah dan juga mengatasi masalah dehidrasi baik pada penderita DM maupun non diabetesi. Namun manfaat mencegah dan mengatasi masalah dehidrasi ini sangatlah dirasakan oleh penderita DM khususnya penderita DM yang memiliki kadar gula darah terlalu tinggi. Ketika kadar gula darah terlalu tinggi, biasanya penderita diabetes melitus akan lebih sering buang air kecil. Mayoritas air yang ada di dalam tubuh akan digunakan untuk mencairkan urin yang terlalu pekat akibat kadar gula darah tinggi. Bila dibiarkan, maka tubuh akan mengalami dehidrasi. Oleh sebab itu, penderita DM sangat perlu banyak meminum air putih. Meringankan kinerja organ ginjal Khusus bagi penderita diabetes melitus, banyak meminum air putih juga sangat membantu dalam meringankan kinerja organ ginjal. Organ ginjal bisa dikatakan sebagai organ yang bekerja paling berat pada penderita diabetes melitus. Organ ginjal berperan dalam mengurangi kadar gula darah dalam urin. Namun proses penyaringan kadar gula darah dari urin tersebut akan memaksa organ ginjal untuk bekerja secara maksimal. Jika dibiarkan, maka lama kelamaan organ ginjal bisa mengalami kerusakan. Untuk mencegahnya, anda bisa meminum banyak air putih. Karena air putih memang bisa mengikis kadar gula di dalam darah. Mencegah gangguan pada pembuluh darah Meminum banyak air juga sangat baik karena dapat mencegah gangguan pada pembuluh darah. Pastinya mayoritas penderita diabetes melitus sudah mengetahui bahwa kadar gula yang terlalu tinggi di dalam darah jelas akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah. Oleh sebab itu, kadar gula darah perlu dikurangi. Minum air adalah salah satu cara paling mudah untuk mengikis kadar gula di dalam darah. Berapa Liter Air yang Harus Diminum oleh Penderita Diabetes Melitus? Memang benar meminum banyak air sangatlah baik bagi penderita diabetes maupun non diabetesi. Namun demikian, segala sesuatu yang baik juga bisa membahayakan jika dikonsumsi melebihi porsi wajarnya. Menurut American Diabetic Association, penderita diabetes melitus pria sebaiknya meminum 3 liter air dalam sehari. Sedangkan untuk diabetesi wanita, disarankan untuk meminum 2.2 liter air dalam sehari. Bagi penderita diabetes melitus yang sudah mengalami komplikasi penyakit, sebaiknya konsultasikan kembali dengan dokter mengenai berapa liter air yang harus anda konsumsi setiap...

read more

Seperti Apakah Pola Makan Untuk Diabetes yang Tepat?

Posted by on Jul 17, 2015 in Nutrisi Dan Pola Makan | 0 comments

Seperti Apakah Pola Makan Untuk Diabetes yang Tepat?

Mengatur pola makan untuk diabetes melitus memang sangatlah penting. Karena dengan mengatur pola makan, penderita diabetes melitus akan jauh lebih mudah mengontrol penyakit yang dideritanya. Namun demikian, ternyata mengatur pola makan untuk diabetes bukanlah suatu yang mudah dilakukan. Buktinya, masih ada banyak penderita DM yang kebingungan mengenai bagaimana pola makan yang baik itu. Apakah anda juga termasuk sebagai penderita DM yang masih belum memahami mengenai bagaimana mengatur pola makan untuk diabetes tersebut? Anda tidak perlu malu jika sampai saat ini memang anda belum bisa mengatur pola makan. Jika memang anda belum mengetahui bagaimana cara mengatur pola makan bagi penderita DM, maka anda bisa mempelajarinya lebih lanjut di sini. Tips Mudah Mengatur Pola Makan Untuk Diabetes Sebenarnya tidak ada sesuatu yang khusus dalam mengatur pola makan untuk diabetes. Apa yang kebanyakan orang katakan mengenai sulitnya mengatur pola makan bagi penderita diabetes melitus sebenarnya hanyalah alasan semata. Jika anda masih bingung mengenai bagaimana cara mengatur pola makan, maka anda bisa menggunakan beberapa tips berikut ini: Kurangi asupan kalori Mengurangi asupan kalori di dalam tubuh efeknya memang sangat cepat dirasakan. Salah satu efek yang paling mudah anda rasakan dengan menurunkan asupan kalori adalah menurunnya kadar gula darah. Namun ingat, kadar gula darah yang terlalu rendah juga berbahaya. Oleh sebab itu, konsultasikan mengenai berapa banyak kalori yang anda butuhkan dalam satu hari dengan ahli nutrisi. Kurangi asupan lemak Makanan berlemak tinggi memang sangatlah lezat. Namun efek dari terlalu banyak memakan makanan berlemak adalah meningkatnya potensi munculnya berbagai macam penyakit berbahaya. Oleh sebab itu, sebaiknya mulai kurangi asupan lemak dan konsumsilah berbagai macam makanan yang kaya akan lemak baik seperti salmon, herring, dan juga trout. Konsumsi karbohidrat kompleks Karbohidrat memang dapat meningkatkan gula darah. Oleh sebab itu, konsumsilah makanan berkarbohidrat kompleks seperti nasi merah dan juga roti gandum. Karena karbohidrat kompleks lebih lambat dicerna di dalam tubuh. Sehingga kadar gula darah tidak meningkat drastis. Hindari makanan yang manis Makanan manis terutama yang menggunakan gula pasir dan juga madu sebaiknya tidak dikonsumsi. Karena gula pasir dan juga madu terbukti berbahaya bagi penderita diabetes. Lebih baik gunakan gula yang benar-benar aman untuk penderita DM seperti gula aren dan juga gula stevia. Tips Memilih Buah yang Baik Untuk Penderita DM Buah memang baik dikonsumsi oleh penderita DM. Namun tahukah anda bahwa tidak semua buah aman dikonsumsi oleh orang yang menderita diabetes? Oleh sebab itu, sebaiknya andapun memilih buah-buah yang benar-benar aman untuk dikonsumsi selama mengatur pola makan untuk diabetes. Penderita diabetes melitus sebaiknya memakan buah-buahan seperti apel, alpukat, jeruk, pir, dan juga stroberi. Karena buah-buahan tersebut memang hanya memiliki indeks glikemik rendah sehingga tidak berpotensi meningkatkan kadar gula darah...

read more

Seperti Apa Menu Makanan Sehat Untuk Penderita Diabetes?

Posted by on Jul 16, 2015 in Nutrisi Dan Pola Makan | 0 comments

Seperti Apa Menu Makanan Sehat Untuk Penderita Diabetes?

Untuk mengontrol penyakit diabetes melitus yang anda derita, sebaiknya anda mulai mengganti menu makanan sehari-hari menggunakan menu makanan sehat untuk penderita diabetes. Karena memang efek dari mengatur pola makan sangatlah besar bagi penderita diabetes melitus. Dengan dapat mengurangi lemak dan juga glukosa namun tetap mencukupi nutrisi yang dibutuhkan tubuh, maka kadar glukosa di dalam darah jauh lebih mudah untuk dikendalikan. Namun memang tidak mudah untuk mendisiplinkan diri untuk selalu menggunakan pola makan sehat tersebut. Cukup banyak penderita diabetes melitus yang sudah mencoba mulai menggunakan menu makanan sehat untuk penderita diabetes, namun berhenti karena tidak dapat lagi mengontrol diri. Padahal, hasil yang bisa dirasakan dengan terus rutin makan menggunakan menu makanan sehat untuk penderita diabetes tersebut sangatlah besar. Apabila anda memang ingin lebih mudah mengendalikan penyakit DM yang anda derita, maka cobalah untuk mengganti obat herbal diabetes kering dan menu makan anda. Bila anda masih belum mengetahui dengan jelas mengenai seperti apa menu makanan sehat untuk penderita diabetes tersebut, pelajari seperti apa menunya di sini. Contoh Menu Makanan Sehat Untuk Penderita Diabetes yang Bisa Membantu Mengendalikan Penyakit DM Sebenarnya, menu makanan sehat untuk penderita diabetes bukanlah menu makanan yang tergolong rumit atau bahkan mahal seperti yang banyak dipikirkan orang. Menu makanan sehat yang dapat membantu mengendalikan penyakit diabetes melitus justru adalah menu makanan sederhana. Seperti apa menu makanan tersebut? Berikut adalah contoh menu makan pagi, siang, dan juga malam yang bisa disesuaikan dengan selera anda: Menu makan pagi/ sarapan Banyak orang menganggap bahwa dengan tidak sarapan justru akan memudahkan penderita diabetes melitus untuk mengontrol penyakit yang dideritanya. Namun faktanya, dengan tidak sarapan justru penderita diabetes melitus memiliki resiko yang lebih besar untuk mengalami hipoglikemia. Oleh sebab itu, sebaiknya pastikan untuk sarapan setiap hari sebelum anda beraktivitas. Menu sarapan yang baik bagi penderita diabetes melitus adalah seperti: 100 gram nasi merah 1 butir balado telur 100 gram Sayuran rebus ½ buah alpukat Menu makan siang Makan siang jelas sangat bermanfaat bagi semua orang dan khususnya penderita diabetes melitus. Pada saat makan siang, porsi menu makan bisa sedikit ditambah untuk mencukupi nutrisi tubuh. Berikut adalah contoh menu makan siang yang baik bagi penderita diabetes melitus: 150 gram nasi merah 50 gram ikan asam manis 1 potong tahu bakso 1 mangkuk sup sayuran 1 buah jeruk Menu makan malam Untuk mencegah penumpukan lemak di dalam tubuh, sebaiknya porsi menu makan tidak terlalu banyak. Selain itu, pemilihan menu makan juga perlu diperhatikan. Berikut adalah contoh menu makan malam yang baik bagi penderita DM: 100 gram nasi merah atau bisa juga digantikan dengan 1 sampai 4 helai roti tawar gandum. 50 gram ayam panggang bagian dada 1 sampai 2 buah terong panggang 1 buah pir Pemilihan Snack Untuk Penderita Diabetes Melitus Selain menu makanan sehat untuk penderita diabetes, snack juga perlu diperhatikan jika anda tidak ingin penyakit DM yang anda derita semakin mengganas. Tidak ada gunanya jika anda mengatur pola makan namun tidak memperhatikan pemilihan snack yang anda konsumsi. Untuk mencegah penyakit diabetes melitus semakin mengganas, maka sebaiknya pilihlah snack seperti buah-buahan dan juga oat meal dengan menggunakan susu rendah lemak. Bila anda mampu rutin menjaga pola makan tersebut, maka setidaknya anda bisa mencegah berbagai macam gejala penyakit diabetes melitus yang pasti akan membuat anda...

read more

Beragam Pemanis Makanan Bagi Penderita Diabetes yang Aman

Posted by on Jul 16, 2015 in Nutrisi Dan Pola Makan | 0 comments

Beragam Pemanis Makanan Bagi Penderita Diabetes yang Aman

Apakah ada pemanis makanan bagi penderita diabetes yang aman? Apakah memang benar penderita penyakit diabetes melitus sama sekali tidak diperbolehkan memakan makanan atau minuman yang manis? Sebenarnya, penderita diabetes melitus diperbolehkan sesekali waktu untuk menikmati makanan atau minuman yang manis. Namun demikian, penderita diabetes melitus harus benar-benar berhati-hati ketika menggunakan pemanis. Karena memang tidak semua jenis pemanis aman untuk digunakan oleh penderita diabetes melitus. Karena kesalahan pemilihan pemanis dapat meningkatkan kadar gula darah penderita diabetes melitus. Lalu apa pemanis yang aman digunakan untuk makanan bagi penderita diabetes? Baca lebih lanjut mengenai beberapa macam pemanis makanan dan minuman yang baik untuk penderita diabetes melitus di sini. Pilih Madu atau Gula Pasir Untuk Pemanis Makanan Bagi Penderita Diabetes? Apakah gula pasir aman digunakan untuk pemanis makanan bagi penderita diabetes? Gula pasir merupakan salah satu pemanis yang sangat tidak disarankan digunakan oleh penderita DM. Karena sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa glukosa yang ada di dalam gula pasir dapat mempengaruhi peningkatan kadar gula darah. Gula pasir sudah dinyatakan sebagai pemanis yang berbahaya ketika digunakan oleh penderita diabetes melitus saat ini. Lalu bagaimana dengan madu? Apakah madu aman untuk digunakan oleh penderita diabetes melitus? Madu memang sebenarnya aman jika digunakan sebagai pemanis. Bahkan madu sendiri dapat memberikan banyak manfaat khususnya jika dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Namun sayangnya, saat ini sudah cukup sulit untuk menemukan madu asli di pasaran. Kebanyakan madu yang di jual di pasaran sudah bukan madu asli. Beberapa madu sudah dicampur dengan air dan juga gula pasir. Oleh karena itu, madu juga sudah tidak bisa dijadikan pilihan pemanis alami yang aman digunakan dalam makanan bagi penderita diabetes. Melihat dari fakta tersebut, maka diantara gula pasir dan juga madu, tidak ada satupun yang aman digunakan sebagai pemanis oleh penderita diabetes melitus. Namun jangan khawatir, masih ada beberapa jenis pemanis alami yang aman digunakan oleh penderita diabetes melitus. Gula Stevia dan Gula Aren, 2 Macam Pemanis Alami yang Aman Digunakan Untuk Makanan Bagi Penderita Diabetes Jika anda adalah penderita diabetes melitus dan ingin menikmati makanan atau minuman manis, anda bisa memilih untuk menggunakan satu dari dua macam jenis pemanis alami seperti gula aren dan juga gula stevia. Gula aren maupun gula stevia sudah dibuktikan tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah ketika digunakan oleh penderita diabetes melitus. Baik gula stevia dan juga gula aren adalah pemanis alami yang nilai indeks glikemiknya sangatlah rendah. Namun meskipun terbilang aman untuk digunakan sebagai pemanis makanan bagi penderita diabetes, anda tetap harus mengontrol penggunaannya. Pastikan cara untuk menyembuhkan penyakit gula kering tidak menggunakan dua jenis gula tersebut secara...

read more

Makanan Sehat Untuk Diabetes: Mengenal Peranan Lemak

Posted by on Jul 15, 2015 in Nutrisi Dan Pola Makan | 0 comments

Makanan Sehat Untuk Diabetes: Mengenal Peranan Lemak

Beberapa penderita penyakit diabetes melitus yang mulai merubah pola makan menggunakan menu makanan sehat untuk diabetes sering kali salah menafsirkan peranan lemak. Kebanyakan dari mereka menganggap bahwa lemak adalah kandungan yang berbahaya bagi tubuh. Padahal sebenarnya, tidak semua lemak berbahaya bagi tubuh. Tubuh juga tetap membutuhkan lemak tertentu. Namun demikian, mungkin anda yang masih belum mengetahui mana lemak yang baik dan mana lemak yang buruk terutama bagi penderita diabetes melitus. Untuk anda yang sudah mulai merubah pola makan menggunakan menu makanan sehat untuk diabetes, sebaiknya anda juga perlu mengetahui apa saja peranan lemak di dalam tubuh dan juga jenis lemak yang dibutuhkan oleh tubuh tersebut. Jika anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut mengenai cara mengobati penyakit gula kering dan baik buruknya lemak untuk penderita diabetes melitus, maka anda bisa mempelajarinya di sini. Peranan Lemak yang Buruk dan Baik Bagi Penderita Diabetes Melitus Ya, memang lemak tidak selamanya buruk bagi penderita diabetes melitus. Karena jika dilihat dari jenis lemak, ada beberapa lemak yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh. Oleh sebab itu, sebelum anda menentukan berbagai macam makanan sehat untuk diabetes, anda perlu mengetahui apa saja jenis lemak yang baik dan buruk tersebut. Jenis lemak yang ada di pembuluh darah sendiri ada 2 yaitu trigliserida dan juga kolesterol. Kedua jenis lemak tersebut memang bisa didapatkan dari makanan yang berasal dari hewan. Trigliserida adalah lemak yang biasanya ditimbun di dalam tubuh untuk memberikan kehangatan, sebagai sumber energi, dan juga melindungi beberapa organ penting di dalam tubuh. Sedangkan kolesterol adalah lemak yang biasanya berada di dinding pembuluh darah dan juga endoktrin. Kolesterol juga merupakan lemak yang dibutuhkan untuk memproduksi beberapa macam hormon seperti testosteron, kortisol, dan juga estrogen. Selain itu, kolesterol juga merupakan bahan penting yang dibutuhkan untuk memproduksi asam empedu di dalam organ hati. Kolesterol dan juga trigliserida adalah jenis lemak yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Karena jika dilihat secara detail, ada banyak manfaat yang bisa diberikan oleh kedua jenis lemak tersebut. Namun demikian, kolesterol juga memiliki sisi buruk. Kolesterol LDL adalah jenis kolesterol jahat yang biasanya memang memiliki jumlah lebih besar daripada kolesterol baik atau HDL dan juga trigliserida. Jika sampai kolesterol LDL jumlahnya terlalu besar, maka akan terjadi penumpukan lemak di dalam dinding pembuluh darah atau juga sering disebut dengan aterosklerosis. Penumpukan lemak yang terjadi di pembuluh darah kecil akan menyebabkan penyakit stroke. Sedangkan jika penumpukan lemak terjadi di pembuluh darah koroner akan memicu serangan jantung koroner. Menentukan Lemak Jahat dan Lemak Baik di Menu Makanan Sehat Untuk Diabetes Karena tidak semua lemak memberikan efek buruk bagi kesehatan, maka sebaiknya sebelum menentukan berbagai macam menu makanan sehat untuk diabetes, anda perlu mengetahui apa saja macam lemak jahat dan lemak baik di dalam makanan. Berikut adalah beberapa macam lemak baik di dalam makanan: Monounsaturated fat Terdapat di dalam minyak zaitun, minyak biji bunga matahari, wijen, minyak canola, minyak kacang, alpukat, almond, kacang tanah, hazelnut, pecan, dan juga kacang mete. Polyunsaturated fat Terdapat di dalam biji bunga matahari, biji labu, minyak kedelai, susu kedelai, minyak biji rami, kenari, salmon, tuna, sarden, makarel, herring, dan juga trout. Omega 3 Omega 3 banyak terdapat di dalam ikan laut seperti salmon, kembung, dan juga herring. Berikut ini adalah beberapa macam lemak buruk di dalam makanan: Lemak jenuh Terdapat di dalam minyak kelapa, kelapa, mentega, lemak pada daging, keju, whipped cream, telur, dan juga susu. Lemak trans...

read more

Apa Saja Makanan Pengganti Nasi Bagi Penderita Diabetes?

Posted by on Jul 15, 2015 in Nutrisi Dan Pola Makan | 0 comments

Apa Saja Makanan Pengganti Nasi Bagi Penderita Diabetes?

Konsumsi nasi ternyata dapat meningkatkan kadar gula darah, oleh sebab itu perlu dicari makanan pengganti nasi bagi penderita diabetes. Mengapa memakan nasi dapat meningkatkan kadar gula darah dan berpotensi untuk menyebabkan munculnya penyakit diabetes melitus? Hal tersebut dikarenakan kandungan karbohidrat yang ada di dalam nasi sangatlah tinggi. Oleh sebab itu, jika dikonsumsi terlalu banyak, maka kadar gula darah di dalam tubuh meningkat dan menyebabkan munculnya penyakit DM. Ya, memang karbohidrat adalah kandungan yang bisa meningkatkan kadar gula di dalam darah. Karena itulah, sebaiknya anda yang sudah menderita penyakit DM maupun anda non diabetesi sebaiknya mulai beralih ke makanan lain.   Lalu apakah saja makanan pengganti nasi bagi penderita diabetes? Ada beberapa macam jenis makanan yang sangat baik untuk menjaga kestabilan kadar gula di dalam darah. Mau tahu apa saja makanan pengganti nasi tersebut? Baca infonya di sini. Berbagai Macam Makanan Pengganti Nasi Bagi Penderita Diabetes Makanan-makanan yang mengandung karbohidrat adalah makanan yang berpotensi meningkatkan kadar gula darah. Oleh sebab itu, sebaiknya mulai kurangi konsumsi makanan berkarbohidrat dan ganti dengan makanan berkarbohidrat kompleks. Makanan berkarbohidrat kompleks memang adalah jenis makanan pengganti nasi bagi penderita diabetes yang baik. Karena makanan berkarbohidrat kompleks lebih lambat dicerna oleh tubuh. Karena lambat dicerna, maka karbohidrat yang ada di dalamnya tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Selain itupun, makanan berkarbohidrat kompleks juga memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Oleh karena itu, makanan tersebut juga sangat cocok digunakan sebagai menu diet. Anda tidak perlu kebingungan untuk memilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Karena ada cukup banyak pilihannya. Berikut adalah beberapa macam pilihan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks: Beras merah Roti gandum Beras hitam Beras coklat Beras merah memang adalah varian beras yang paling sering digunakan sebagai pengganti nasi bagi penderita diabetes. Namun jika anda mau, varian beras lain seperti beras coklat dan beras hitam jauh lebih baik dari beras merah. Beras coklat dan beras hitam jauh lebih banyak mengandung karbohidrat kompleks. Apakah Kentang Cocok Digunakan Sebagai Pengganti Nasi? Selama ini banyak orang yang salah mengira bahwa kentang adalah makanan pengganti nasi bagi penderita diabetes. Padahal sebenarnya kentang justru sangatlah berbahaya dikonsumsi oleh penderita DM. Mengapa? Karena kentang memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi. Kentang yang direbus dengan kulitnya saja memiliki indeks glikemik 65. Sedangkan kentang yang diolah menjadi perkedel memiliki indeks glikemik 90. Banyak orang memang sering memilih kentang daripada nasi. Mayoritas memang belum mengetahui bahwa kentang sama jahatnya dengan nasi. Mulai sekarang, sebaiknya anda harus lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan cara mengatasi penyakit diabetes melitus. Karena tidak semua makanan baik terutama bagi anda yang sudah terlanjur menderita penyakit diabetes...

read more

Apa Manfaat Disiplin Melakukan Program Diet Diabetes Mellitus?

Posted by on Jul 15, 2015 in Diabetes vs Berat Badan | 0 comments

Apa Manfaat Disiplin Melakukan Program Diet Diabetes Mellitus?

Masih disiplinkah anda melakukan program diet diabetes mellitus? Untuk anda yang sudah mulai tidak disiplin melakukan program diet untuk penderita penyakit diabetes, sebaiknya anda segera kembali disiplin melakukan program diet tersebut. Bagi anda yang sampai saat ini masih belum mulai mengontrol pola makan dengan menggunakan program diet diabetes mellitus, maka sebaiknya segera mulai lakukan program tersebut. Karena dengan disiplin melakukan program diet diabetes mellitus memang dapat memberikan banyak manfaat bagi anda yang menderita penyakit diabet. Cukup banyak penderita DM yang sudah membuktikan bahwa dengan serius menaati program diet diabetes mellitus memang dapat membawa manfaat yang cukup besar. Apa saja manfaat yang bisa didapatkan dari menaati program diet yang disarankan untuk penderita DM tersebut? Pelajari lebih lanjut manfaat dari disiplin menaati program diet tersebut di sini. Manfaat Seketika yang Bisa Dirasakan Dengan Menggunakan Pola Makan Sesuai Program Diet Diabetes Mellitus Pengurangan pasokan kalori di dalam tubuh seorang penderita DM benar-benar terbukti memberikan manfaat yang sangat besar. Bahkan, penderita DM bisa mulai merasakan khasiat dari program diet diabetes mellitus dalam jangka waktu singkat. Pengurangan pasokan kalori yang berpengaruh pada turunnya berat badan dapat memberikan manfaat seketika seperti: Turunnya kadar glukosa di dalam darah sehingga berbagai macam gejala diabetes mulai berkurang. Penurunan kadar glukosa di dalam tubuh ini bisa dirasakan dalam hitungan hari atau minggu setelah seorang penderita DM mulai rutin mengontrol pola makan dengan program diet diabetes mellitus. Selain turunnya kadar glukosa di dalam darah, mengatur pola makan dengan program diet yang tepat juga dapat mengurangi pengeluaran glikogen dari dalam hati. Meskipun diet diabetes mellitus dapat menunjukkan manfaat seketika, namun sebenarnya ada lebih banyak lagi manfaat yang bisa dirasakan oleh penderita DM jika mereka mau lebih lama disiplin menjalankan program diet tersebut. Berikut merupakan beberapa macam manfaat yang bisa didapatkan oleh penderita DM yang mau disiplin menggunakan obat penyakit gula darah kering pada program diet diabetes mellitus dalam jangka waktu lama: Resiko untuk mengalami serangan jantung akan semakin berkurang. Tekanan darah di dalam tubuh akan berangsur menurun. Kadar kolesterol LDL di dalam tubuh menurun dan kadar kolesterol HDL mulai meningkat. Hal Positif Mengontrol Pola Makan dan Menurunkan Berat Badan Bagi Penderita DM Penderita penyakit diabetes melitus yang dapat mengontrol pola makan dengan benar dan juga mengurangi berat badannya akan mendapatkan banyak hal positif. Inilah beberapa hal positif yang bisa didapatkan oleh penderita DM yang rutin dan disiplin menggunakan pola makan pada program diet diabetes mellitus: Produksi insulin di dalam tubuh bisa ditingkatkan. Meningkatkan sensitivitas sel-sel reseptor untuk menerima insulin. Menurunkan kadar gula darah dan tekanan darah secara drastis. Mengurangi terjadinya trombosis dan...

read more

Mengenal Beragam Makanan yang Dilarang Untuk Penderita Diabetes

Posted by on Jul 15, 2015 in Nutrisi Dan Pola Makan | 0 comments

Mengenal Beragam Makanan yang Dilarang Untuk Penderita Diabetes

Sudahkah anda mengetahui mengenai apa saja makanan yang dilarang untuk penderita diabetes? sebagai seseorang yang menderita penyakit diabetes melitus, anda wajib mengatur pola makan anda. Ada makanan yang memang baik dikonsumsi dan ada juga makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi. Mengetahui apa saja makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah hal yang penting. Karena salah memilih makanan akan berakibat fatal bagi orang yang sudah menderita penyakit diabetes melitus. Jika sampai saat ini anda masih belum mengetahui mengenai berbagai makanan yang dilarang untuk penderita diabetes, maka anda bisa mempelajarinya di artikel ini. Berbagai Macam Jenis Makanan yang Dilarang Untuk Penderita Diabetes Ada cukup banyak jenis makanan yang dilarang untuk penderita diabetes. Berikut adalah penjelasan mengenai apa saja jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita diabetes tersebut: Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana Karbohidrat sederhana adalah karbohidrat yang paling berbahaya jika sampai dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Karena di dalam tubuh, karbohidrat sederhana sangatlah cepat dicerna. Disaat tubuh mencerna karbohidrat, tubuh akan merubahnya menjadi glukosa. Karena itulah, makanan yang mengandung karbohidrat sederhana akan berpotensi meningkatkan kadar gula di dalam tubuh. Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus adalah seperti nasi dan juga roti. Sayuran yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus Penderita diabetes melitus juga perlu berhati-hati dalam memilih sayuran. Karena tidak semua sayuran boleh dikonsumsi. Sayuran kaleng adalah salah satu contoh sayuran yang dilarang dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Karena sayuran kaleng mayoritas mengandung sodium. Sodium sangatlah berbahaya karena dapat meningkatkan tekanan darah. Selain itu, sayuran yang dimasak dengan menggunakan bahan lemak jenuh dan lemak trans juga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Penderita diabetes melitus disarankan untuk memakan sayuran segar yang diproses dengan cara direbus, dikukus, atau dipepes dengan menggunakan sedikit garam. Buah yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus Selain sayuran, ada juga beberapa macam buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. buah-buahan seperti kurma, kelengkeng, rambutan, durian, nangka, nanas, sawo, dan juga pisang ambon sebaiknya tidak dikonsumsi. Karena buah-buahan tersebut memiliki indeks glikemik yang sangat tinggi. Jika dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus, buah-buahan tersebut berpotensi meningkatkan kadar gula darah. Selain buah, penderita diabetes melitus juga harus berhati-hati dalam mengolah buah menjadi jus buah. Disarankan untuk mengolah buah-buahan yang indeks glikemiknya rendah seperti buah apel, jeruk, alpukat, pir, dan juga stroberi. Pastikan juga untuk tidak menambahkan pemanis seperti gula pasir maupun madu. Jika memang ingin menambahkan pemanis, lebih baik gunakan gula stevia atau gula aren. Makanan berprotein yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus Makanan berprotein memang dibutuhkan oleh tubuh. Namun tidak semua makanan berprotein baik dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Sebaiknya penderita diabetes melitus tidak memakan makanan yang mengandung protein yang dimasak dengan menggunakan bahan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Makanan berprotein yang boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus adalah seperti dada ayam dan juga ikan. Namun pastikan proses memasaknya benar. Jika anda bisa disiplin untuk tidak memakan makanan yang dilarang untuk penderita diabetes tersebut, maka anda bisa lebih mudah mengendalikan penyakit yang anda derita dengan cara penyembuhan diabetes secara...

read more