Pages Menu
Categories Menu

Blog

Adakah Obat Kencing Manis yang Dapat Mengatasi Penyakit Sampai Tuntas?

Posted by on Dec 13, 2015 in Herbal Diabetes Melitus | 0 comments

Adakah Obat Kencing Manis yang Dapat Mengatasi Penyakit Sampai Tuntas?

Penderita diabetes melitus memang sangat menggantungkan kesehatan tubuhnya pada obat kencing manis. Bisa dikatakan bahwa penderita diabetes melitus diharuskan untuk mengkonsumsi obat-obatan seumur hidupnya. Namun sebenarnya, obat penyakit kencing manis yang dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus masih belum mampu mengatasi penyakit sampai tuntas. Obat-obatan yang dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus tersebut hanya mampu mencegah agar penyakit tidak semakin parah saja. Untungnya, sudah ada obat penyakit kencing manis alami yang dapat membantu penderita diabetes melitus mengatasi penyakit yang dideritanya sampai tuntas. Penasaran dengan obat kencing manis alami tersebut? Mari pelajari selengkapnya di artikel ini. Mengapa Obat Kencing Manis Kimia Belum Mampu Membantu Melenyapkan Penyakit Diabetes Melitus? Sebelum membahas mengenai obat penyakit kencing manis alami yang dapat melenyapkan penyakit diabetes melitus, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu mengenai obat kencing manis kimia. Obat kencing manis kimia memang masih belum mampu mengatasi penyakit diabetes melitus sampai tuntas. Berikut adalah penjelasannya: Alasan Mengapa Diabetes Melitus Tipe 1 Tidak Bisa Diatasi Sampai Tuntas Dengan Obat Kimia Diabetes melitus tipe 1 sebenarnya tidak bisa diatasi sampai tuntas dengan menggunakan obat-obatan kimia. Umumnya, penderita diabetes melitus tipe 1 disarankan untuk rutin mendapatkan suntikan insulin buatan. Namun suntikan insulin buatan tersebut bukanlah solusi yang tepat untuk melenyapkan penyakit diabetes. Permasalahan utama penyebab penyakit diabetes melitus tipe 1 adalah karena sel beta pankreas mengalami kerusakan sehingga hormon insulin tidak dapat diproduksi lagi. Oleh sebab itu, sebenarnya dibutuhkan obat khusus yang dapat membantu mengembalikan fungsi dari sel beta pankreas agar dapat memproduksi hormon insulin kembali. Alasan Mengapa Diabetes Melitus Tipe 2 Tidak Bisa Diatasi Sampai Tuntas Dengan Obat Kimia Selain diabetes melitus tipe 1, ternyata diabetes melitus tipe 2 sebenarnya juga tidak bisa diatasi sampai tuntas dengan menggunakan obat-obatan kimia. Hal tersebut disebabkan karena obat kimia hanyalah memacu organ pankreas untuk memproduksi lebih banyak hormon insulin. Padahal, masalah utama penyebab diabetes melitus tipe 2 adalah karena ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh. Penggunaan obat-obatan kimia justru dapat menyebabkan organ pankreas mengalami kerusakan. Hal tersebut terjadi karena organ pankreas dipacu untuk bekerja lebih keras dalam memproduksi hormon insulin sedangkan masalah utamanya bukanlah pada jumlah insulin di dalam tubuh. Jika organ pankreas mengalami kerusakan, maka penderita diabetes melitus tipe 2 juga harus rutin mendapatkan suntikan insulin seperti penderita diabetes melitus tipe 1. Solusi Terbaik Melenyapkan Penyakit Diabetes Melitus Melihat fakta bahwa obat kencing manis kimia masih belum mampu mengatasi penyakit diabetes sampai tuntas, lalu apa solusi terbaik yang harus anda gunakan untuk melenyapkan penyakit diabetes melitus? Penyakit diabetes melitus sudah bisa dilenyapkan dengan menggunakan zat alami yang disebut iridoid atau Proxeronine. Zat iridoid tersebut bisa ditemukan di dalam produk Tahitian Noni. Tahitian Noni adalah produk herbal yang memiliki 52 paten khasiat (bukan paten merek, produksi, maupun logo). Produk ini sudah membantu banyak penderita diabetes melitus terbebas dari penyakit yang mereka derita selama puluhan tahun. Lalu apa saja peranan Tahitian Noni dalam mengatasi penyakit diabetes melitus sebagai cara menurunkan gula darah secara tradisional ? Berikut penjelasannya: Peranan Tahitian Noni Dalam Mengatasi Diabetes Melitus Tipe 1 Diabetes melitus tipe 1 disebabkan oleh rusaknya sel beta pankreas sehingga hormon insulin tidak dapat diproduksi kembali. Tahitian Noni mengatasi penyakit diabetes melitus tipe 1 dengan cara yang lebih efektif dibandingkan dengan obat-obatan kimia. Tahitian Noni membantu memperbaiki sel-sel beta pankreas yang mengalami kerusakan sehingga penderita diabetes melitus tipe 1 memiliki kesempatan untuk bisa kembali hidup bebas dari...

read more

Melihat Lebih Jauh Tentang Peranan Pengobatan Diabetes Secara Medis

Posted by on Dec 12, 2015 in Pengobatan Medis | 0 comments

Melihat Lebih Jauh Tentang Peranan Pengobatan Diabetes Secara Medis

Pengobatan diabetes secara medis memang menggunakan beberapa macam metode. Karena itulah, seringkali penderita diabetes melitus mengalami kebingungan tentang mana metode pengobatan medis yang sebaiknya mereka gunakan. Sebenarnya, metode pengobatan penyakit diabetes secara medis ditentukan oleh dokter. Karena setiap jenis penyakit DM dan kondisi penderitanya mempengaruhi pemilihan metode pengobatan diabetes melitus secara medis. Sebagai penderita DM, kami memang menyarankan anda untuk lebih memahami tentang apa saja metode pengobatan diabetes secara medis. Selain itu, ada juga beberapa macam jenis obat medis yang harus benar-benar dipahami oleh penderita DM. Jika anda ingin mempelajari lebih jauh tentang apa saja metode pengobatan dan jenis obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit diabetes secara medis tersebut, anda bisa mempelajarinya di artikel ini. Berbagai Macam Metode Pengobatan Diabetes Secara Medis Di dunia medis, penyakit diabetes melitus memang diatasi dengan menggunakan beberapa macam metode. Pemilihan jenis metode yang digunakan didasarkan pada kondisi pasien penderita diabetes melitus. Ada 2 macam metode pengobatan diabetes secara medis yang umum disarankan oleh dokter. Berikut ini adalah kedua jenis metode pengobatan tersebut: 1. Metode pengobatan non farmakologis Metode ini adalah metode pengobatan yang umumnya disarankan oleh dokter bagi orang yang baru terdiagnosa menderita penyakit diabetes melitus. 2. Metode pengobatan farmakologis Metode farmakologis adalah metode lanjutan yang akan disarankan oleh dokter ketika penderita DM gagal menggunakan pengobatan non farmakologis. Seperti Apa Metode Pengobatan Diabetes Melitus Non Farmakologis? Metode non farmakologis adalah metode pengobatan diabetes secara medis yang umumnya disarankan untuk orang yang baru saja dinyatakan menderita penyakit diabetes. Metode ini sama sekali tidak mengharuskan penderita DM untuk meminum obat-obatan medis jenis apapun. Pengobatan diabetes melitus non farmakologis ini mengharuskan penderita DM untuk mulai disiplin melakukan beberapa hal berikut ini: • Mengatur pola makan • Merubah pola hidup • Menurunkan berat badan atau menjaga berat badan agar tidak meningkat terlalu drastis • Mulai berolahraga secara teratur dan terukur Metode non farmakologis sebenarnya mampu membantu penderita diabetes melitus mengontrol penyakit yang dideritanya. Namun sayangnya, banyak penderita diabetes yang gagal menjalankan pengobatan non farmakologis ini karena kurang memiliki kedisiplinan diri. Bila memang pengobatan diabetes non farmakologis gagal, maka dokter akan menyarankan penderita DM untuk mulai melakukan pengobatan dengan metode farmakologis. Seperti Apa Metode Pengobatan Farmakologis Untuk Penderita DM? Pengobatan diabetes secara medis yang menggunakan metode farmakologis sangatlah berbeda dengan metode non farmakologis. Pengobatan penyakit diabetes secara medis dengan menggunakan metode farmakologis mengharuskan penderita DM untuk mulai rutin meminum obat-obatan jenis tertentu, berbeda dengan cara mengobati penyakit diabetes secara herbal. Ada 4 macam jenis obat-obatan yang umum digunakan pada metode pengobatan diabetes melitus farmakologis ini. Berikut adalah keempat jenis obat-obatan medis sekaligus fungsinya masing-masing: 1. Jenis sulfonylurea Obat jenis sulfonylurea ini berfungsi untuk meningkatkan produksi insulin di dalam tubuh. Obat jenis ini hanya bisa dikonsumsi oleh penderita DM yang belum mengalami kerusakan organ pankreas. Obat jenis sulfonylurea ini sangat tidak cocok dikonsumsi oleh penderita DM tipe 1 maupun penderita DM tipe 2 yang memiliki masalah kelebihan berat badan. Obat medis jenis sulfonylurea ini juga sangat tidak disarankan dikonsumsi di malam hari sebelum tidur. Karena ada kemungkinan penderita DM akan mengalami hipoglikemia jika meminum obat jenis sulfonylurea sebelum tidur. 2. Jenis biguanid Obat jenis biguanid adalah jenis pengobatan diabetes secara medis yang cocok digunakan untuk penderita DM tipe 2 yang memiliki masalah kelebihan berat badan. Obat jenis biguanid ini berfungsi untuk meningkatkan kepekaan sel di dalam tubuh untuk menerima...

read more

Cara Melakukan Olahraga Untuk Penderita Diabetes yang Benar

Posted by on Dec 11, 2015 in Olah Raga Diabetisi | 0 comments

Cara Melakukan Olahraga Untuk Penderita Diabetes yang Benar

Cara melakukan olahraga untuk penderita diabetes tidaklah sembarangan. Jika dilakukan secara sembarangan, olahraga justru dapat membahayakan kondisi penderita diabetes. Banyak rumor salah mengenai olahraga untuk penderita diabetes melitus. Olahraga bukanlah aktivitas berbahaya bagi penderita diabetes melitus jika dilakukan dengan cara yang benar. Justru aktivitas olahraga dapat membantu penderita diabetes melitus dalam mengontrol penyakit yang dideritanya asalkan terkontrol dan dilakukan dengan benar. Seperti apa cara melakukan olahraga yang benar untuk penderita DM? Lalu apa saja manfaat olahraga untuk penderita diabetes? Mari kita simak penjelasannya di artikel ini. Sebesar Apakah Manfaat Olahraga Untuk Penderita Diabetes? Olahraga memang merupakan satu aktivitas yang beresiko jika dilakukan secara sembarangan oleh penderita diabetes. Namun jika dilakukan dengan cara yang benar, ada banyak manfaat olahraga untuk penderita diabetes. Berikut ini adalah beberapa manfaat olahraga yang akan dirasakan jika penderita diabetes melakukannya dengan cara yang benar: 1. Memperbaiki masalah kepekaan sel dalam menerima glukosa yang dibawa oleh hormon insulin Salah satu penyebab munculnya penyakit diabetes melitus adalah karena penurunan kepekaan sel dalam menerima glukosa yang dibawa oleh insulin. Masalah tersebut bisa diatasi dengan cara rutin melakukan olahraga. 2. Menurunkan dosis konsumsi obat medis Setiap penderita DM umumnya disarankan untuk meminum obat medis secara teratur. Jika penderita DM mau rutin berolahraga dengan cara yang benar, mereka dapat mengurangi dosis konsumsi obat medis, selain olah raga obat tradisional untuk kencing manis pun juga dapat mengurangi dosis obat medis. 3. Menurunkan kelebihan berat badan Kelebihan berat badan juga merupakan salah satu faktor mengapa seseorang dapat menderita penyakit diabetes. Dengan rutin berolahraga, masalah kelebihan berat badan tersebut bisa diatasi. 4. Menurunkan kadar kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh Kadar kolesterol jahat sangatlah berbahaya jika jumlahnya melebihi kolesterol baik. Olahraga adalah salah satu cara menstabilkan kadar kolesterol jahat dan baik di dalam tubuh. 5. Memperbaiki peredaran darah Penderita DM sangat beresiko mengalami masalah pada peredaran darahnya, terutama jika mereka sering memiliki kadar gula darah yang terlalu tinggi. Olahraga adalah satu-satunya jalan paling efektif untuk memperbaiki peredaran darah yang terganggu akibat penyakit diabetes. 6. Menurunkan resiko menderita penyakit jantung Penderita diabetes melitus juga sangat beresiko menderita penyakit berbahaya lain seperti penyakit jantung. Dengan rutin berolahraga, penderita DM dapat mengurangi resiko menderita penyakit jantung. 7. Meningkatkan kembali kondisi mental dan kejiwaan Menderita penyakit diabetes melitus terkadang juga dapat menyerang mental dan kejiwaan. Karena itu, penderita DM disarankan untuk rutin berolahraga. Itu semua dikarenakan olahraga juga dapat memperbaiki kondisi mental dan kejiwaan. 8. Mencegah masalah pengeroposan tulang Selain bermanfaat untuk mengatasi penyakit diabetes melitus, olahraga yang dilakukan secara tepat dan terukur juga dapat membantu mencegah munculnya masalah pengeroposan tulang. 9. Meningkatkan kelenturan otot dan juga sendi Selain menyehatkan tubuh, olahraga juga dapat meningkatkan kelenturan otot dan juga sendi-sendi tubuh. 10. Mengurangi kemungkinan untuk menderita penyakit diabetes Jika anda tidak ingin menderita penyakit diabetes melitus, maka sebaiknya mulailah rutin berolahraga. Karena olahraga rutin memang dapat membantu mengurangi kemungkinan anda menjadi penderita diabetes melitus. 4 Hal Penting Dalam Melakukan Aktivitas Olahraga yang Harus Diperhatikan Oleh Penderita Diabetes Di dalam melakukan aktivitas olahraga, sebaiknya penderita diabetes memperhatikan 4 macam hal penting berikut ini: 1. Frekuensi Olahraga harus dilakukan secara teratur dan terukur bukan sesering mungkin. Olahraga yang dilakukan sesering mungkin justru dapat membahayakan kesehatan penderita DM. 2. Intensitas Penderita DM juga harus memahami kapan saatnya berhenti melakukan aktivitas olahraga. Karena jika dipaksakan, penderita DM justru dapat mengalami...

read more

Pola Makanan Untuk Penderita Diabetes yang Tepat dan Menyehatkan

Posted by on Dec 10, 2015 in Nutrisi Dan Pola Makan | 0 comments

Pola Makanan Untuk Penderita Diabetes yang Tepat dan Menyehatkan

Apakah menu makanan untuk penderita diabetes harus diatur? Jika penderita diabetes melitus tidak mau menghadapi beragam masalah kesehatan lain akibat penyakit yang dideritanya, maka jelas mereka harus mulai mengatur pola makan. Mengatur pola makanan untuk penderita diabetes melitus bisa dikatakan sebagai inti untuk mengatasi penyakit yang dideritanya. Karena semakin parah atau terkendalinya penyakit diabetes melitus ditentukan dari pola makan penderitanya sendiri. Jika anda yang menderita penyakit diabetes melitus sudah sadar betapa pentingnya cara mengobati kencing manis alami dan cara mengatur pola makan, maka sekarang yang perlu anda ketahui adalah seperti apa pola makanan yang baik untuk penderita diabetes itu. Perlu diketahui bahwa beberapa macam makanan yang tampak menyehatkan ternyata bisa membahayakan penderita DM jika diolah dengan cara yang salah. Selain itu, ada beberapa pemahaman yang masih salah mengenai makanan sehat untuk penderita DM selama ini yang perlu diluruskan. Untuk itu, bagi anda yang menderita penyakit diabetes melitus sangat kami sarankan untuk membaca seluruh artikel ini sebelum menentukan apa saja makanan yang layak anda konsumsi. Jadwal Makan Untuk Penderita Diabetes Melitus yang Benar Berapa kali penderita diabetes melitus boleh makan dalam sehari? Banyak penderita diabetes melitus menganggap bahwa jadwal makan harus dikurangi jika sudah menderita penyakit diabetes melitus. Padahal, penderita diabetes melitus masih diperbolehkan makan sebanyak 3 kali dalam sehari. Yang terpenting bukanlah mengurangi frekuensi makan, namun pemilihan jenis makanan untuk penderita diabetes yang tepat. Apakah Penderita Diabetes Melitus Masih Boleh Menikmati Cemilan? Pemahaman yang salah mengenai pola makanan untuk penderita diabetes melitus tidak hanya pada jadwal makan saja. Cukup banyak penderita diabetes yang meyakini bahwa mereka sudah tidak boleh lagi menikmati cemilan. Taukah anda bahwa dengan membatasi diri dalam menikmati cemilan justru akan membuat anda semakin sulit mendisiplinkan diri dalam menjaga pola makan? Cemilan masih boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes. Namun ingat, yang terpenting adalah pemilihan makanan yang baik untuk penderita diabetes. Penderita diabetes boleh saja menikmati cemilan, namun tidak semua jenis cemilan menyehatkan jika dikonsumsi oleh penderita DM. Cemilan yang baik dan diperbolehkan dikonsumsi oleh penderita DM adalah berbagai macam jenis buah-buahan yang memiliki nilai indeks glikemik rendah. Contoh Menu Makanan yang Baik Untuk Penderita Diabetes Dengan Cita Rasa yang Lezat Sebagian besar penderita diabetes melitus masih merasa enggan untuk mengatur pola makan karena menurut mereka menu makanan untuk penderita diabetes tidak enak. Sebenarnya, ada banyak sekali menu makanan untuk penderita diabetes melitus yang memiliki cita rasa lezat. Berikut ini contoh beberapa makanan yang baik untuk penderita diabetes dengan cita rasa lezat tersebut: • Coklat hitam Ya, penderita diabetes melitus boleh saja menikmati coklat hitam. Namun ingat pilihlah coklat hitam yang sama sekali tidak mengandung gula. Coklat hitam bukanlah makanan berbahaya bagi penderita DM. Justru makanan ini dapat memberikan banyak sekali manfaat seperti menstabilkan tekanan darah, menyeimbangkan kadar kolesterol jahat dan baik, dan juga mengurangi resiko menderita penyakit jantung. • Selai kacang Selai kacang juga bisa menjadi pilihan makanan untuk penderita diabetes. Selai kacang juga dapat memberikan manfaat karena di dalamnya terdapat kandungan serat. Kandungan serat dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Namun perlu diperhatikan konsumsi selai kacang juga tidak boleh berlebihan. Selai kacang juga memiliki kalori yang tinggi sehingga konsumsinya juga perlu dibatasi. • Salmon Salmon adalah menu makanan yang baik untuk penderita diabetes. Salmon memiliki kandungan omega 3 dan juga protein yang tidak mengandung lemak jahat. Kandungan omega 3 di dalam ikan salmon bermanfaat untuk meningkatkan kepekaan...

read more

Cara Ampuh Mencegah Diabetes Melitus Tipe 1, Tipe 2, dan Gestasional

Posted by on Dec 9, 2015 in Cara Mengatasi Diabetes | 0 comments

Cara Ampuh Mencegah Diabetes Melitus Tipe 1, Tipe 2, dan Gestasional

Apakah ada cara yang benar-benar ampuh untuk mencegah diabetes melitus? Apakah anda sedang mencari jawaban dari pertanyaan tersebut? Jika anda sedang mencari jawaban tentang bagaimana cara mencegah penyakit diabetes melitus, maka anda bukanlah satu-satunya. Ada ratusan bahkan ribuan orang yang mencari informasi yang sama seperti anda. Karena memang penyakit diabetes melitus bisa menyerang siapa saja dan penderitanya akan benar-benar mengalami penderitaan. Bagi anda yang ingin mengetahui tentang bagaimana cara mencegah diabetes melitus yang ampuh, maka anda akan mendapatkan jawabannya di artikel ini. Di artikel ini kami akan membahas tentang bagaimana cara mencegah penyakit diabetes melitus sesuai dengan jenisnya. Karena beda jenis, beda cara pencegahannya. Cara Mencegah Diabetes Melitus Tipe 1 Selama ini orang-orang beranggapan bahwa diabetes melitus tipe 1 hampir tidak mungkin untuk dicegah. Hal tersebut disebabkan oleh faktor pemicu dari penyakit DM tipe 1 adalah karena faktor keturunan yang tidak bisa dirubah. Akan tetapi, faktanya masih ada cara mencegah diabetes tipe 1 ini. berikut ini adalah beberapa cara mencegah diabetes melitus tipe 1 yang ampuh: • Melakukan pengobatan intensif Seseorang yang memang sudah dinyatakan memiliki faktor keturunan penderita diabetes melitus memang sangat disarankan untuk melakukan pengobatan intensif. Pengobatan intensif di sini dilakukan dengan cara mengontrol kadar gula darah dengan sangat disiplin. Jika orang yang memiliki faktor keturunan penderita diabetes dapat mengontrol kadar gula darah dengan sangat disiplin, maka kemungkinan mereka untuk menderita penyakit diabetes akan semakin kecil. • Tes DNA Beberapa negara maju sudah mulai melakukan tes DNA pada anak-anak. Anak-anak yang dinyatakan memiliki faktor keturunan penderita diabetes akan diberikan pengobatan khusus. Pengobatan yang diberikan berfungsi untuk memperkuat organ panrkeas agar tidak mudah mengalami infeksi. selain itu, ada juga pengobatan yang berfungsi untuk memperlambat proses autoimun. Cara Mencegah Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Diabetes melitus tipe 2 jauh lebih mudah dicegah jika dibandingkan dengan penyakit diabetes melitus tipe 1. Karena memang faktor pemicu penyakit diabetes melitus tipe 2 ini sebenarnya adalah kesalahan penggunaan pola hidup dan pola makan. Anda yang tidak ingin menderita penyakit diabetes melitus tipe 2 sebaiknya mulailah mengatur pola makan dan pola hidup. Mulailah hidup dengan cara yang sehat dan juga mulailah atur makanan yang anda konsumsi. Selain itu, cara mencegah diabetes melitus tipe 2 lain adalah dengan mengurangi berat badan. Usahakan agar jangan sampai anda memiliki masalah kelebihan berat badan. Cara Mencegah Penyakit Diabetes Melitus Gestasional Diabetes gestasional memang adalah jenis penyakit diabetes yang hanya bisa diderita oleh wanita hamil saja. Meskipun penyakit ini biasanya akan lenyap dengan sendirinya setelah wanita melewati proses persalinan, namun sebaiknya sebisa mungkin anda mencegah penyakit diabetes gestasional ini. Karena wanita yang sudah pernah menderita penyakit diabetes melitus gestasional akan jauh lebih mudah menderita penyakit diabetes melitus tipe 2. Lalu bagaimana cara mencegah diabetes melitus gestasional ini? Tindakan pencegahan diabetes melitus gestasional adalah dengan cara rutin kontrol ke dokter khususnya ketika kehamilan di usia 8 hingga 10 minggu. Selain itu, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai makanan-makanan yang harus dikonsumsi di masa kehamilan. Bagaimana Mencegah Menderita Penyakit Diabetes Di Usia Lanjut? Diabetes melitus memang umumnya menyerang orang-orang yang sudah berusia lanjut. Namun sebenarnya, masih ada cara mengatasi diabetes tipe 2 di usia lanjut tersebut. Cara mencegah penyakit diabetes melitus di usia lanjut adalah dengan rutin kontrol kadar gula darah, berkonsultasi dengan dokter mengenai pola makan dan olahraga yang harus dilakukan. Dengan rutin berolahraga, mengatur pola makan, dan juga disiplin...

read more

Akibat Fatal dari Penyakit Diabetes Melitus dan Komplikasinya

Posted by on Dec 8, 2015 in Solusi Diabetes Alami | 0 comments

Akibat Fatal dari Penyakit Diabetes Melitus dan Komplikasinya

Di beberapa artikel sebelumnya, kita sudah membahas secara tuntas mengenai berbagai macam bahaya dari penyakit diabetes melitus. Di artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai bagaimana cara mencegah agar anda jangan sampai mengalami berbagai macam masalah akibat penyakit diabetes melitus seperti komplikasi. Cara Mencegah Komplikasi Akibat Penyakit Diabetes Komplikasi adalah masalah yang terjadi akibat penderita diabetes melitus tidak mampu mengontrol kadar gula darahnya. Selain itu, komplikasi juga bisa saja dialami oleh orang-orang yang tidak sadar bahwa mereka sedang menderita penyakit diabetes. Lalu apakah komplikasi tidak bisa dicegah? Komplikasi bisa saja dicegah asalkan penderita diabetes melitus mau rutin dan disiplin melakukan beberapa hal berikut ini: • Mengurangi berat badan dan sebisa mungkin mendekati berat badan ideal. Lakukan olahraga secara disiplin dan benar untuk mengurangi berat badan anda. • Hindari kebiasaan merokok dan juga minum minuman yang mengandung alkohol. Karena kebiasaan tersebut dapat meningkatkan kemungkinan anda menderita komplikasi. • Minumlah obat-obatan yang disarankan oleh dokter secara teratur. • Kurangi atau bahkan hindari makanan yang memiliki kandungan lemak jahat. Makanan yang mengandung lemak jahat sangat berbahaya karena dapat memicu munculnya komplikasi. • Sebisa mungkin kontrol tekanan darah secara disiplin dan usahakan untuk mengontrol kadar gula darah agar jangan sampai melebihi batas normal. • Lakukan pemeriksaan kadar gula darah secara teratur. Solusi Mengatasi Penyakit Diabetes Selain Menggunakan Obat Kimia Ya, memang penderita diabetes melitus bisa dikatakan harus terus menerus meminum obat-obatan kimia. Obat-obatan kimia tersebut sayangnya tidak mampu membantu melenyapkan penyakit diabetes. Karena memang fungsi dari obat-obatan kimia tersebut hanyalah mencegah agar penyakit diabetes tidak semakin parah saja. Lalu apakah tidak ada solusi lain untuk mengatasi penyakit diabetes melitus sampai tuntas? Saat ini sudah ditemukan cara untuk melenyapkan penyakit diabetes melitus sampai tuntas. Penyakit diabetes melitus bisa diatasi sampai tuntas dengan menggunakan obat-obatan yang terbuat dari bahan alami. Obat Herbal Apa yang Mampu Mengatasi Penyakit Diabetes Sampai Tuntas? Setelah melalui penelitan bertahun-tahun, akhirnya satu zat yang disebut iridoid atau Proxeronine dinyatakan mampu melenyapkan penyakit diabetes melitus sampai tuntas. Hal tersebut dikarenakan fungsi dari zat tersebut benar-benar efektif digunakan untuk melawan penyakit diabetes melitus. Berikut adalah beberapa fungsi dari zat iridoid atau Proxeronine untuk penderita diabetes melitus: • Meningkatkan kekebalan tubuh • Membantu memperbarui sel-sel yang mati di dalam tubuh dan juga meningkatkan fungsinya • Menyeimbangkan fungsi hormonal di dalam tubuh • Meningkatkan stamina tubuh • Memperbaiki sel-sel beta pankreas yang mengalami kerusakan sehingga dapat bekerja kembali dalam memproduksi insulin Lalu dimanakah anda bisa mendapatkan zat Proxeronine tersebut? Zat iridoid atau Proxeronine bisa anda dapatkan di dalam produk Tahitian Noni. Tahitian Noni adalah obat alami yang sudah dibuktikan khasiatnya oleh banyak penderita diabetes melitus. Khasiat dan keamanan Tahitian Noni juga sudah terbukti secara...

read more

Masalah Kesehatan yang Rawan Dialami Penderita Diabetes Melitus Selain Komplikasi (Bag 3)

Posted by on Dec 7, 2015 in Info Unik | 0 comments

Masalah Kesehatan yang Rawan Dialami Penderita Diabetes Melitus Selain Komplikasi (Bag 3)

Komplikasi memang hal yang paling ditakutkan oleh penderita diabetes melitus. Namun ternyata, masih ada masalah kesehatan lain yang sama menakutkannya dibandingkan komplikasi. Setelah anda membaca penjelasan lengkap mengenai komplikasi akut dan kronis di artikel pertama dan kedua, maka sebaiknya andapun juga mempelajari berbagai macam masalah kesehatan yang rawan dialami oleh penderita diabetes di artikel ini. 3 Masalah Kesehatan yang Juga Rawan Dialami Oleh Penderita Diabetes Melitus Ya, penderita diabetes melitus harus lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan dan mencari alternatif obat herbal diabetes melitus. Karena selain komplikasi, ternyata masih ada 3 macam masalah kesehatan yang rawan dialami oleh penderita diabetes melitus. Berikut adalah 3 macam masalah kesehatan yang rawan dialami oleh penderita diabetes melitus tersebut:   A.    Rawan Mengalami Stroke Stroke adalah salah satu masalah kesehatan yang rawan dialami oleh penderita DM. meskipun memang diabetes melitus adalah penyakit nomor 2 penyebab stroke, namun penyakit diabetes melitus dapat memicu peningkatan tekanan darah yang menjadi penyebab stroke nomor 1. Karena itulah, sebenarnya penyakit diabetes melitus bisa disebut sebagai penyakit pemicu stroke nomor 1. Faktor yang Memicu Penderita Diabetes Mengalami Stroke Tidak semua penderita diabetes melitus berpotensi untuk mengalami stroke. Ada beberapa faktor yang membuat seorang penderita DM lebih berpotensi mengalami stroke dibandingkan penderita diabetes melitus lainnya. Berikut adalah faktor-faktor yang semakin memperbesar kemungkinan penderita DM mengalami stroke: •    Kegemukan atau obesitas •    Kebiasaan merokok dan juga minum minuman yang memiliki kandungan alkohol •    Kurang olahraga •    Memiliki tekanan darah tinggi Apakah Kadar Gula Darah Tinggi Berkaitan Dengan Stroke? Penelitian memang telah memastikan bahwa peningkatan kadar gula darah berhubungan erat dengan stroke. Semakin tinggi kadar gula di dalam darah, maka akan semakin tinggi potensi seorang penderita DM untuk mengalami stroke. Penelitian memastikan bahwa penderita DM dengan kadar gula darah lebih dari 200 mg/dl jauh lebih berpotensi untuk mengalami stroke. Kemungkinan untuk mengalami stroke meningkat sebesar 25% jika dibandingkan dengan penderita DM yang memiliki kadar gula darah kurang dari 200 mg/dl. B.    Rawan Mengalami Borok di Bagian Kaki Selain stroke, penderita diabetes melitus yang masih kesulitan mengontrol kadar gula darahnya juga sangat beresiko mengalami masalah borok di bagian kaki. Borok yang dialami di bagian kaki biasanya berbentuk seperti kawah. Masalah borok ini sering diremehkan oleh penderita diabetes melitus. Padahal, masalah borok sangatlah berbahaya jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Bahaya Meremehkan Masalah Borok Bagi Penderita Diabetes Melitus Borok di bagian kaki bukanlah masalah yang bisa diremehkan jika anda menderita penyakit diabetes melitus. Masalah borok ini berpotensi berkembang menjadi gangren atau pembusukan jika tidak segera ditangani. Umumnya, penderita diabetes melitus baru mulai mencari cara mengatasi masalah borok ketika sudah berkembang menjadi gangren. Jika masalah borok sudah berkembang menjadi gangren, maka penderita diabetes melitus terpaksa harus mau menjalani operasi amputasi. Operasi amputasi adalah satu-satunya cara untuk mencegah agar pembusukan tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya. Apa yang Menyebabkan Penderita Diabetes Melitus Sering Terlambat Mengatasi Masalah Borok? Penderita DM memang seringkali terlambat menyadari kemunculan masalah borok di bagian kaki. Hal tersebut tidak hanya terjadi karena penderita DM kurang memperhatikan kesehatan kaki. Hal tersebut juga bisa terjadi karena sistem saraf di dalam tubuh sudah mengalami kerusakan akibat tingginya kadar gula darah. Karena sistem saraf di dalam tubuh mengalami kerusakan, maka penderita DM sudah tidak dapat lagi merasakan rasa sakit. Karena itulah, mereka seringkali terlambat menyadari bahwa ada luka di bagian kaki dan mereka baru menyadari ketika luka...

read more

Komplikasi Kronis, Masalah Komplikasi Diabetes Melitus yang Membahayakan (Bag 2)

Posted by on Dec 6, 2015 in Komplikasi Diabetes | 0 comments

Komplikasi Kronis, Masalah Komplikasi Diabetes Melitus yang Membahayakan (Bag 2)

Komplikasi diabetes melitus memang ada banyak jenisnya. Kita sudah membahas salah satu jenis komplikasi penyakit diabetes melitus pertama yaitu komplikasi akut di artikel pertama. Di artikel kedua ini, kita akan melanjutkan pembahasan masalah komplikasi pada penyakit diabetes melitus lain yang jauh lebih berbahaya. Apa Itu Komplikasi Kronis? Komplikasi diabetes melitus kronis adalah komplikasi yang munculnya bertahap namun sangat membahayakan. Penderita diabetes melitus yang mengalami komplikasi kronis biasanya dikarenakan belum mampu mengontrol penyakit yang dideritanya dan belum menemukan obat herbal gula darah naik yang tepat. Komplikasi kronis tidak bisa diremehkan karena jika dibiarkan berlarut-larut dapat menyebabkan kerusakan pada beberapa organ penting di dalam tubuh. Komplikasi kronis dapat mengakibatkan berbagai macam masalah kesehatan fatal bagi penderita diabetes melitus. Berikut ini adalah beberapa macam masalah kesehatan fatal tersebut: A.    Penyakit jantung Penderita diabetes melitus yang belum mampu mengontrol penyakit yang dideritanya akan sangat beresiko menderita penyakit jantung. Penyakit jantung dapat diderita oleh penderita penyakit diabetes melitus dikarenakan kadar gula darah terlalu tinggi. Kadar gula darah yang terlalu tinggi akan membuat darah semakin mengental. Darah yang terlalu kental jelas akan membuat organ jantung bekerja lebih berat dan bila dibiarkan, organ jantung dapat mengalami kerusakan. Selain karena darah yang mengental, rusaknya organ jantung juga bisa terjadi akibat penyempitan saluran pembuluh darah. Berikut ini adalah beberapa macam masalah yang biasanya dialami oleh penderita diabetes melitus ketika mengalami kerusakan pada organ jantung: •    Nyeri pada bagian dada •    Menderita penyakit jantung koroner •    Tekanan darah meningkat •    Serangan jantung Gejala yang Dirasakan Ketika Mengalami Komplikasi Diabetes Melitus Pada Organ Jantung Komplikasi diabetes melitus pada organ jantung biasanya akan memicu munculnya beberapa macam gejala seperti: •    Tubuh mudah merasa letih dan lesu •    Dada terasa nyeri •    Sesak nafas •    Detak jantung tidak teratur •    Sering mengeluarkan keringat berlebihan •    Sakit kepala Umumnya, sebelum seseorang mengalami serangan jantung, mereka akan merasa nyeri terlebih dahulu di bagian dada. Namun rasa nyeri di bagian dada sebagai pertanda adanya masalah pada organ jantung tersebut terkadang tidak dirasakan oleh penderita diabetes melitus. Hal tersebut disebabkan karena kadar gula darah yang terlalu tinggi sudah merusak sistem saraf di dalam tubuh. Kerusakan sistem saraf tersebut menyebabkan penderita diabetes tidak mampu lagi merasakan rasa sakit seperti nyeri di bagian dada. Jenis Penyakit Jantung yang Sering Diderita Oleh Penderita Diabetes Melitus Ada banyak jenis penyakit jantung, namun tidak semua jenis penyakit jantung merupakan komplikasi diabetes melitus. Umumnya, penderita diabetes melitus lebih mudah menderita penyakit jantung koroner. Hal tersebut disebabkan karena saluran pembuluh darah koroner penderita diabetes melitus jauh lebih sering mengalami penyempitan akibat kadar gula darah terlalu tinggi. Diabetes Melitus Tipe Apa yang Paling Sering Mengalami Masalah Pada Organ Jantung? Tidak semua penderita diabetes melitus berpotensi untuk mengalami komplikasi pada organ jantung. Komplikasi diabetes melitus pada organ jantung ini biasa dialami oleh penderita diabetes melitus tipe 2 terutama yang memiliki masalah: •    Kelebihan berat badan atau obesitas •    Jarang berolahraga •    Sering memakan makanan yang mengandung lemak jahat •    Memiliki kadar kolesterol jahat yang cukup tinggi Faktor Pemicu Komplikasi Diabetes Melitus Pada Organ Jantung Kerusakan pada organ jantung sebagai salah satu komplikasi pada penyakit diabetes melitus ini muncul disebabkan karena beberapa macam faktor. Berikut adalah beberapa faktor yang memicu penderita DM mengalami masalah pada organ jantung: •    Obesitas •    Tekanan darah sangat tinggi •    Kadar gula darah sangat tinggi dan tidak segera diatasi •    Merokok...

read more

Mengenal Lebih Dalam Tentang Komplikasi Akut Diabetes Melitus Hipoglikemia dan Hipergliekmia (Bag 1)

Posted by on Dec 5, 2015 in Komplikasi Diabetes | 0 comments

Mengenal Lebih Dalam Tentang Komplikasi Akut Diabetes Melitus Hipoglikemia dan Hipergliekmia (Bag 1)

Hipoglikemia dan hiperglikemia memang merupakan komplikasi yang terjadi akibat penyakit diabetes melitus. Meskipun tampak tidak berbahaya, sebenarnya komplikasi tersebut dapat merenggut nyawa penderita DM jika tidak segera diatasi. Masihkah anda penderita DM meremehkan masalah komplikasi tersebut? sebelum anda terlambat, sebaiknya sebisa mungkin lakukan tindakan pencegahan agar anda tidak mengalami masalah tersebut. Bagi anda penderita diabetes melitus yang sampai saat ini masih belum mengetahui bahaya dan juga tindakan pencegahan masalah komplikasi, sebaiknya anda mempelajarinya lebih lanjut di website ini. Pembahasan mengenai masalah komplikasi akibat penyakit diabetes melitus akan dibagi menjadi 4 artikel yaitu: 1. Komplikasi akut, Apa itu hipoglikemia dan hiperglikemia? 2. Komplikasi kronis yang menyebabkan kerusakan organ penting di dalam tubuh 3. Beragam penyakit berbahaya yang berpotensi diderita oleh penderita DM 4. Bagaimana cara mencegah komplikasi pada penderita diabetes melitus Komplikasi Akut, Hipoglikemia dan Hiperglikemia Hipoglikemia dan hiperglikemia memang adalah bagian dari komplikasi akut. Umumnya, komplikasi akut ini muncul sebagai pertanda awal bahwa penderita DM masih belum mampu mengontrol penyakit diabetes yang dideritanya. Namun sayangnya, masih banyak penderita DM yang menganggap gejala-gejala komplikasi akut tersebut bukanlah suatu masalah besar. Seorang penderita DM bisa mengalami komplikasi bukan hanya karena kadar gula darah terlalu tinggi. Penderita DM yang memiliki kadar gula darah terlalu rendah juga berpotensi mengalami komplikasi. A. Hipoglikemia, Komplikasi Akut yang Disebabkan Kadar Gula Darah Terlalu Rendah Apa itu hipoglikemia? Ya, mungkin masih ada beberapa penderita DM yang belum memahami tentang apa hipoglikemia itu sebenarnya. Pengertian hipoglikemia adalah masalah komplikasi yang terjadi akibat kadar gula dalam darah terlalu rendah. Hipoglikemia biasa dialami oleh penderita DM yang diharuskan mendapatkan suntikan insulin buatan. Komplikasi akut yang disebabkan kadar gula darah terlalu rendah ini sangat berbahaya dan bahkan bisa menyebabkan penderita DM kehilangan nyawa jika tidak segera ditangani.   Bagaimana Cara Mengurangi Resiko Mengalami Hipoglikemia? Sebenarnya, penderita DM masih bisa mengurangi resiko agar jangan sampai mengalami hipoglikemia. Inilah beberapa tindakan yang wajib dilakukan oleh penderita DM untuk mengurangi kemungkinan mengalami masalah akibat penurunan kadar gula darah: • Tidak terlambat atau lupa makan setelah mendapatkan suntikan insulin Setiap penderita DM yang diharuskan mendapatkan suntikan insulin buatan sebaiknya tidak terlambat atau lupa makan setelah disuntik insulin. • Jangan melakukan olahraga terlalu berlebihan Hipoglikemia juga bisa dialami karena penderita DM terlalu memaksakan diri dalam berolahraga. Karena itu lebih amannya baca terlebih dahulu artikel tentang bagaimana cara berolahraga yang baik dan tepat untuk penderita DM. Bagaimana Gejala Penderita DM yang Sedang Mengalami Hipoglikemia? Penderita DM yang sedang mengalami hipoglikemia umumnya akan merasakan beberapa macam gejala. Berikut adalah gejala umum yang dirasakan oleh penderita DM yang sedang mengalami hipoglikemia: • Gejala fisik Ketika kadar gula darah menurun, maka tubuh akan mencoba meningkatkannya kembali dengan memproduksi lebih banyak hormon adrenalin. Karena itulah, umumnya penderita DM akan merasakan beberapa gejala seperti jantung berdebar dan tidak beraturan, mengeluarkan keringat dingin, dan juga merasa lapar. • Intelektual terganggu Karena kadar gula darah di dalam tubuh menurun, secara otomatis produksi energipun berkurang drastis. Efeknya otak akan mengalami kekurangan energi. Ketika otak kekurangan energi, maka mulailah muncul beberapa macam gangguan intelektual seperti kesulitan berbicara, ling lung, sakit kepala, mudah merasa kelelahan, penglihatan kabur, kejang-kejang, dan bahkan bisa mengalami koma. Apakah Semakin Rendah Kadar Gula Darah Akan Mempengaruhi Gejala yang Muncul? Semakin rendah kadar gula dalam darah memang akan membuat semakin banyak gejala yang dirasakan oleh penderita DM. Bahkan bisa dikatakan semakin rendah kadar...

read more

Inilah Ciri-Ciri Diabetes Melitus Ketika Mulai Menyerang Tubuh

Posted by on Dec 4, 2015 in Gejala | 0 comments

Inilah Ciri-Ciri Diabetes Melitus Ketika Mulai Menyerang Tubuh

Mengetahui ciri-ciri diabetes melitus memang penting. Karena saat ini, penyakit diabetes melitus bisa menyerang siapa saja bahkan orang yang tidak memiliki faktor genetik atau keturunan penderita diabetes melitus. Nah, masalahnya apakah anda sudah mengetahui dengan pasti mengenai apa saja ciri-ciri diabetes melitus tersebut? Cukup banyak orang yang ingin mencegah penyakit diabetes melitus, namun mereka gagal karena belum mengetahui apa saja ciri-ciri penyakit diabetes melitus tersebut. Untuk anda yang saat ini belum begitu jelas mengenai ciri-ciri diabetes, maka kami sarankan anda untuk mempelajarinya di artikel ini. Gejala Awal Penyakit Diabetes Melitus Penyakit diabetes melitus umumnya akan menyebabkan beberapa macam gejala aneh di awal kemunculannya. Gejala-gejala aneh tersebut di bagi menjadi 2 jika dilihat dari penyebabnya. Pertama, gejala-gejala aneh disebabkan karena kadar gula darah terlalu tinggi (hiperglikemia). Kedua gejala-gejala disebabkan oleh kadar gula darah terlalu rendah (hipoglikemia). Berikut ini adalah beberapa gejala aneh yang menjadi ciri-ciri diabetes melitus: Gejala hiperglikemia: • Berat badan turun tanpa ada alasan yang jelas • Sering sekali merasa kehausan • Sering buang air kecil • Pandangan menjadi kabur • Mengalami alergi kulit Gejala hipoglikemia: • Kesadaran tiba-tiba mengalami penurunan • Merasa lapar • Tubuh gemetar dan gelisah • Berkeringat dingin Seringkali penderita diabetes melitus menganggap bahwa hiperglikemia adalah gejala-gejala aneh yang jauh lebih berbahaya daripada hipoglikemia. Sebenarnya, baik hipoglikemia maupun hiperglikemia sama berbahayanya. Meskipun tampak tidak terlalu berbahaya, hipoglikemia yang disebabkan karena kadar gula darah terlalu rendah dapat menyebabkan penderita diabetes melitus mengalami koma dan bahkan kehilangan nyawa jika tidak diatasi dengan tepat dan cepat. Apakah Orang yang Menderita Penyakit Diabetes Akan Selalu Mengalami Gejala Aneh yang Disebut Sebagai Ciri-Ciri Diabetes Melitus? Ya, meskipun kita memang diwajibkan untuk berhati-hati dan selalu waspada dengan berbagai macam gejala aneh yang merupakan ciri-ciri diabetes, namun tidak selamanya penderita diabetes mengalami gejala tersebut. Ada beberapa penderita diabetes yang sama sekali tidak mengalami gejala-gejala aneh seperti yang disebutkan. carilah info cara mengobati penyakit gula darah kering jika memang sudah terlanjur mengalami gejala-gejala tersebut. Kadang mereka baru menyadari bahwa dirinya sudah menderita penyakit diabetes setelah penyakit tersebut memicu komplikasi. Karena itulah, selain waspada dengan kemunculan gejala-gejala aneh yang merupakan ciri-ciri penyakit diabetes melitus, kami juga menyarankan anda untuk waspada dengan faktor-faktor pemicu penyakit diabetes melitus. Faktor-Faktor Pemicu Penyakit Diabetes Melitus Diabetes melitus adalah penyakit yang bisa diderita oleh siapa saja. Hal itu disebabkan karena ada cukup banyak faktor yang dapat meningkatkan potensi kita semua untuk menderita penyakit tersebut. Berikut ini adalah beberapa faktor yang sebaiknya juga anda perhatikan jika ingin mencegah penyakit diabetes melitus menyerang kesehatan anda: • Pernah mengalami stroke • Menderita penyakit jantung • Memiliki tekanan darah yang tinggi • Kelebihan berat badan atau obesitas • Usia lanjut • Memiliki kadar trigliserida dan kolesterol jahat LDL yang tinggi • Kurang olahraga • Memiliki keturunan yang pernah menderita penyakit diabetes melitus Itulah faktor-faktor pemicu penyakit diabetes melitus yang juga perlu anda waspadai selain ciri-ciri diabetes melitus...

read more