Pages Menu
Categories Menu

PERHATIAN: Apakah Anda benar benar ingin segera terbebas dari diabetes dan komplikasinya? Dalam waktu 5 menit kedepan, Anda akan menemukan Solusinya Hanya Di Website Ini

Sebelum kita membahas lebih jauh, ada baiknya Anda tahu kisah berikut ini:

Suara sirine ambulan terdengar memasuki sebuah kompleks perumahan. Orang orang yang tadinya cuek, mendadak simpati ketika ambulans berhenti di rumah Bapak Rahman (bukan nama sebenarnya). Selidik punya selidik, ternyata Pak Rahman terkena serangan jantung dan harus segera dilarikan ke rumah sakit.

Warga kompleks yang berkerumun di sekitar halaman rumah tampak kaget mengetahui kondisi Pak Rahman, meski sebelumnya mereka tahu kalau beliau sudah lama menderita diabetes. Penyakit tersebut sudah sekitar 8 tahun beliau derita. Warga hanya tak menyangka jika Pak Rahman yang biasanya rajin berolahraga keliling kompleks itu harus terkena komplikasi (serangan jantung) akibat penyakit diabetes yang dideritanya.

Padahal beliau selama ini rajin menjalani pengobatan diabetes, meski dosis obatnya diketahui selalu meningkat, diikuti dengan gula darahnya yang tak kunjung stabil. Beliau juga dikenal sangat menjaga makanannya semenjak menderita diabetes. Pak Rahman makan makanan manis dan berlemak hanya sesekali saja. Namun ternyata komplikasi diabetes tetap menghampiri beliau, sehingga membuat keluarganya panik luar biasa.

Fenomena Menyedihkan yang Sering Kita Temui Akhir Akhir Ini ….

Apa yang salah dengan pengobatan diabetes melitus yang dijalani Pak Rahman? Tak banyak yang tahu jawaban pertanyaan tersebut, tetapi mungkin Anda juga pernah melihat kejadian serupa dialami oleh salah satu keluarga atau tetangga Anda.

Bagaimana caranya agar hal serupa tidak terjadi lagi?

Mungkinkah Pak Rahman atau Anda yang saat ini kebetulan sedang menderita diabetes bisa terhindar dari komplikasi?

Faktanya: Semua dokter mengakui bahwa pengobatan yang ditawarkan dunia medis belum berhasil menuntaskan permasalahan diabetes. Obat dokter (obat kimia) dan suntik insulin hanya berperan untuk menurunkan gula darah agar mendekati kisaran angka normal saja.

Anda berkunjung ke website ini tentunya ingin tahu cara mengatasi diabetes melitus, entah untuk diri Anda sendiri atau untuk salah satu keluarga Anda yang menderita diabetes.

Mungkin saat ini Anda sudah sangat putus asa dan hampir menyerah karena tak kunjung menemukan solusi untuk diabetes Anda. Namun jangan khawatir, sebentar lagi Anda akan menemukan solusi diabetes yang Anda cari.

Masih Ada Harapan untuk Anda – Diabetes Ternyata Bisa Diatasi dengan Sangat Baik

Selama ini masyarakat terlanjur percaya kalau penyakit diabetes itu tidak bisa disembuhkan, sehingga ketika salah satu dari mereka didiagnosis menderita penyakit tersebut, ia akan merasa kartu mati sudah ada di tangan. Padahal hal tersebut tidaklah benar. Penyakit diabetes ternyata bisa diatasi. Namun mengingat penyakit ini merupakan penyakit kronis, ia memerlukan pengobatan atau obat diabetes melitus yang tepat untuk bisa mencabut penyakit ini sampai ke akar akarnya.

Cara pengobatan atau obat diabetes yang seperti itulah yang belum pernah diketahui oleh masyarakat luas, bahkan dunia medis pun belum berhasil mengembangkan cara atau metode pengobatan penyakit diabetes melitus yang demikian. Karenanya wajar jika pengobatan yang ditawarkan dunia medis belum berhasil menuntaskan permasalahan diabetes. Ia hanya berperan untuk menurunkan gula darah agar mendekati kisaran angka normal.

Solusi Tepat Diabetes Kini Sudah Ditemukan

Kabar gembira bagi Anda yang saat ini tengah berusaha mendapatkan solusi terbaik untuk penanganan diabetes Anda. Berkat kemajuan teknologi, kini telah ditemukan zat yang dapat meregenerasi dan merevitalisasi sel sel pankreas yang telah rusak. Obat alami diabetes melitus tersebut kini dapat dinikmati khasiatnya oleh masyarakat luas, termasuk Anda dan keluarga.

 

Dengan Metode Pengobatan Ini, Anda Bisa:

Segera terbebas dari diabetes
Kembali memiliki gula darah yang normal dan stabil
Bebas dari suntik insulin dan obat dokter
Terhindar dari komplikasi diabetes
Memiliki badan yang fit, tidak mudah lemas atau capek
Kembali beraktifitas dengan lancar seperti orang sehat lainnya

 

82% Kasus Diabetes TERATASI dengan Terapi Tahitian Noni

Ya, benar. Suatu penelitian yang diadakan oleh Dr Neil Solomon Md, Phd menunjukkan hasil yang luar biasa. Penelitian ini melibatkan 5.575 pasien diabetes. Dengan terapi Tahitian Noni secara teratur, ternyata 82% dari jumlah pasien tersebut berhasil mengatasi diabetes yang mereka derita dengan sangat baik.

Mohon diingat bahwa diabetes bukanlah penyakit ringan seperti batuk, pilek atau flu biasa. Jadi angka keberhasilan 82% tersebut tentunya merupakan angka yang sangat amat tinggi.

Tahitian Noni sendiri merupakan obat herbal produksi Morinda Bioactives, Inc. Obat herbal ini telah lolos uji klinis dan uji toksin, sehingga ia sangat direkomendasikan penggunaannya untuk mengatasi beberapa macam penyakit. Salah satunya untuk mengatasi penyakit diabetes, baik yang tanpa komplikasi maupun yang disertai dengan komplikasi.

 

Bapak Yusuf Ikhsan sudah sekitar 40 tahun menderita penyakit diabetes melitus. Selama itu, beliau rajin menjalani pengobatan penyakit diabetes melitus, yaitu dengan menggunakan obat diabetes melitus dari dokter. Namun pengobatan DM yang dijalaninya tersebut tak kunjung memberikan hasil. Gula darahnya tak pernah benar benar turun mendekati angka normal.

Kondisi tersebut terus dialaminya selama bertahun tahun, sehingga aktifitasnya banyak terhambat akibat penyakit yang dideritanya tersebut. Apalagi ketika kecapekan, beliau akan langsung merasa sesak napas.

Beruntung bulan April 2008 lalu, beliau akhirnya mau rutin menjalani terapi diabetes melitus dengan Tahitian Noni, meski awalnya menolak ketika pertama kali dikenalkan oleh putrinya. Sejak saat itu, Yusuf Ikhsan merasakan adanya kemajuan kesehatan. Hal tersebut diikuti dengan hasil tes gula darahnya yang menunjukkan angka 140 mg/dl. Padahal sebelum menjalani terapi dengan tahitian noni, gula darah beliau selalu berada diatas angka 200 mg/dl. Dengan kemajuan kesehatan yang dirasakan, beliau pun bersyukur akhirnya bisa kembali pulih seperti dulu berkat Tahitian Noni.

 

Pak Dayan menderita diabetes sejak tahun 2009. Semenjak menderita penyakit gula darah tersebut, beliau jadi rajin menjalani pengobatan. Cara mengobati diabetes melitus yang dipilih beliau saat itu adalah dengan mengkonsumsi obat penurun gula darah secara rutin. Namun cara mengatasi diabetes yang demikian ternyata belum juga membuahkan hasil yang maksimal.

Selain menjalani pengobatan, Pak Dayan juga selalu rutin mengecek gula darahnya di laboratorium. Hasilnya memang tidak seperti yang beliau harapkan, karena gula darahnya tak kunjung stabil meski sudah mengkonsumsi obat diabetes melitus dari dokter.

Keajaiban baru terjadi sekitar tahun 2012 yang lalu ketika Pak Dayan memutuskan untuk mencoba khasiat Tahitian Noni. Setelah menghabiskan 2 botol, tibalah saatnya beliau untuk cek up. Gula darahnya yang tadinya berada di kisaran 190 – 250 mg/dl langsung turun. Gula darah puasanya 78 mg/dl dan gula darah setelah puasanya 137 mg/dl. Berikut hasil tes lab gula darah beliau:

Melihat hasil tes gula darahnya tersebut, beliau tentu saja kaget. Bahkan dokter yang menangani beliau juga kaget. Begini katanya, “Lho kok sudah normal, Pak? Biasanya justru naik. Apalagi habis Lebaran?” Pak Dayan tak lantas bercerita kalau dirinya mengkonsumsi Tahitian Noni. Ia masih merahasiakannya sampai tiba jadwal cek up selanjutnya. Saat itu beliau bahkan meminta dokter untuk mengecek kadar HBa1C. Tak disangka kadar HBa1C beliau juga sudah kembali normal. Berikut hasil tes gula darah sekaligus tes HBa1C beliau:

Dengan gula darah dan kadar HBa1C yang sudah kembali normal, Pak Dayan pun bersyukur akhirnya bisa dipertemukan dengan Tahitian Noni yang menjadi jalan kesembuhannya.

Cara Kerja Tahitian Noni

Tahitian Noni bekerja mengatasi penyakit diabetes dengan meregenerasi sel beta pankreas dan meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin. Keduanya merupakan akar penyebab diabetes yang harus diatasi untuk bisa terbebas dari penyakit tersebut.

Inilah yang membedakannya dengan obat penyakit diabetes melitus dari dokter yang hanya menurunkan gula darah mendekati batas normal, bukan mengatasi sumber penyakit.

Apa Kata Dokter?

Tahitian Noni memiliki kemampuan regenerasi sel yang sangat luar biasa, sehingga sel sel beta pankreas yang tadinya tidak bisa berfungsi optimal akhirnya bisa kembali menjalankan fungsinya dengan baik. Begitu juga halnya dengan kepekaan sel terhadap insulin yang tadinya mengalami penurunan. Kandungan bioaktif proxeronine dalam obat diabetes tradisional ini terbukti mampu meningkatkan kembali kepekaan sel terhadap insulin, sehingga insulin dapat kembali bekerja optimal dalam menjaga kestabilan gula darah. (dr. Neil Solomon, M. D., Phd)

 

Tahitian Noni dengan kandungan bioaktif proxeronine atau Iridoidnya terbukti secara klinis mampu melebarkan pori pori sel. Dengan pori pori sel yang terbuka lebar akan memudahkan masuknya nutrisi dan keluarnya racun, sehingga sel pun menjadi lebih sehat. Karena itulah pengobatan diabetes melitus yang diimbangi dengan konsumsi teratur Tahitian Noni, hasilnya akan jauh lebih maksimal. (dr. Ralph Heinicke)

 

 

Tahitian Noni Terdaftar Secara Resmi dalam Buku PDR

Selain mendapatkan rekomendasi langsung dari ahli medis dunia, Tahitian Noni telah disertakan dalam Physicians’ Desk Reference (PDR). PDR adalah daftar obat yang direkomendasikan oleh dokter untuk diresepkan pada pasien dan merupakan buku rujukan dokter dokter di seluruh dunia untuk menuliskan resep. Jika Tahitian Noni bisa masuk dalam buku PDR, ini artinya dunia kedokteran pun mengakui khasiat Tahitian Noni.

52 Paten Khasiat

Tahitian Noni telah mendapatkan 52 hak paten khasiat untuk khasiatnya yang telah teruji secara klinis. Paten khasiat ini sangat spesial, karena tidak sembarang obat herbal bisa memperolehnya, khususnya untuk obat alternatif diabetes. Intinya obat tersebut harus melalui proses penelitian yang rumit dan teliti terlebih dulu. Jika sudah lolos dan terbukti khasiatnya, barulah ia akan memperoleh paten khasiat tersebut.

Berikut ini beberapa paten khasiat yang telah diperoleh Tahitian Noni:

Paten Khasiat Tahitian Noni untuk Diabetes:



Apa yang Istimewa dari Hak Paten di Atas?

Biasanya obat herbal tidak diteliti khasiatnya secara klinis. Misalkan ada penelitian ilmiah, itupun hanya dilakukan oleh pihak intern perusahaan dan tidak disahkan secara internasional. Tahitian Noni sangat berbeda dengan produk herbal pada umumnya. Obat herbal diabetes melitus ini telah diteliti dengan prosedur ilmiah dan dibuktikan khasiatnya untuk beberapa jenis penyakit. Penelitian ini kemudian disahkan dengan adanya Paten khasiat yang berlaku Internasional. Jika suatu produk herbal memiliki paten khasiat, ini artinya khasiat obat herbal tersebut telah benar benar terbukti secara klinis.

Paten khasiat ini asli. Anda bisa cek di Google Patent, buku Patent Systematic (dicetak oleh Morinda), maupun di sumber sumber terpercaya lainnya.

 

Bu Sriyati adalah ibunda M. S. Yahya yang menderita diabetes dan komplikasi gangren. Karena luka yang tak kunjung mengering di kaki ibundanya tersebut, dokter bahkan sudah menyarankan Bu Sriyati untuk amputasi. Namun anjuran dokter tersebut justru membuat sang anak berupaya mencari obat diabetes melitus tipe 2 alternatif untuk ibundanya tersebut.

Beruntung pada tahun 2007, Yahya kemudian diperkenalkan dengan Tahitian Noni. Sejak saat itu, ia mulai menyarankan ibunya untuk mengkonsumsinya secara rutin dengan dosis 7 x 20 cc. Seminggu setelahnya, sang ibu tampak mengalami kemajuan kesehatan yang cukup pesat. Beliau sudah kembali enak makan, karena sebelumnya beliau sempat mengeluh tenggorokannya sakit.

Selain masalah tenggorokan dan nafsu makan, Bu Sriyati ternyata juga mengalami gangguan pada jantung, paru paru dan lambungnya. Setelah mengkonsumsi Tahitian Noni, gangguan kesehatan yang dialaminya tersebut secara bertahap dapat teratasi. Bahkan sebulan setelah menjalani terapi herbal tersebut, luka gangren yang dialami Bu Sriyati mulai pulih. Bu Sriyati kini memiliki 2 kaki yang sehat dan bebas dari amputasi. Beliau sekarang sudah bisa berjalan lagi. Tentu hal ini merupakan suatu kemajuan kesehatan yang sangat luar biasa yang harus disyukuri.

 

Pak Aminuddin menderita diabetes di usia 65 tahun. Sebelum divonis dokter, beliau memang merasakan penurunan kesehatan. Namun tak disangka jika akhirnya penurunan kesehatan yang dialami beliau tersebut berbuntut pada diabetes.

Selain menderita diabetes, Pak Aminuddin ternyata juga menderita hipertensi dan penurunan fungsi jantung. Hal ini membuatnya sangat menderita. Ditambah lagi beliau sudah tidak bisa makan bebas akibat diabetes yang dideritanya. Beliau juga kurang puas dengan hasil obat diabetes melitus dari dokter.

Beruntung beliau kemudian diperkenalkan pada Tahitian Noni oleh salah seorang teman pengajian di kompleks rumahnya. Beliau pun memutuskan untuk mencobanya.

Setelah 3 bulan menjalani terapi dengan Tahitian Noni, beliau berangsur angsur pulih dari penyakitnya. Kadar gula darahnya kembali normal diikuti dengan tekanan darahnya yang juga stabil. Penurunan fungsi jantung yang dialami juga berangsur angsur pulih.

 

Hati-Hati! Tidak Semua Produk Noni Itu Sama

Tanaman Noni sendiri ada ratusan jenis. Ada jenis yang sangat berkhasiat, tetapi ada juga yang tidak berkhasiat. Bahkan ada jenis tertentu yang beracun. Jadi memang Tidak semua produk Noni itu sama. Jadi pastikan Anda hanya memilih Tahitian Noni untuk menuntaskan permasalahan diabetes Anda, bukan produk Noni merk lain.

European Union Novel Food dan WHO Award

Standart Uni Eropa ini terkenal sangat ketat. Banyak produk yang bisa beredar di negara lain, tetapi ternyata tidak memenuhi standart ini, sehingga tidak diizinkan beredar di Uni Eropa. Tahitian Noni sudah mendapatkan izin untuk dipasarkan di Uni Eropa. Ini artinya Tahitian Noni telah memenuhi standart kesehatan tertinggi di dunia.

Tahitian Noni juga telah mendapat penghargaan dari WHO dalam Annual ICCC Conference, February 11, 2004.

 

Izin Resmi dari BPOM dan Sertifikat Halal

Tahitian Noni juga telah mendapatkan sertifikat halal sekaligus izin BPOM.

 

Mirna S. Praja divonis menderita diabetes tipe 2 oleh dokter. Sayangnya hal tersebut terlambat diketahuinya, karena ia tak kunjung memeriksakan diri ketika gejala diabetes mulai muncul. Akhirnya Mirna pun memasrahkan kesembuhannya pada obat diabetes melitus yang diberikan dokter. Apalagi setelah tahu kalau kadar asam uratnya tinggi.Ketika masih menggunakan obat diabetes melitus dari dokter tersebut, Mirna secara tidak sengaja dipertemukan dengan Tahitian Noni. Ia pun akhirnya menurut saja ketika sang paman menyarankan untuk mengkonsumsi Tahitian Noni dengan dosis 20 cc per jam. Tak disangka obat diabetes melitus tradisional tersebut menjadi jalan kesembuhan bagi Mirna. Kadar gula darahnya berangsur angsur normal. Begitu juga dengan kadar asam uratnya. Luka di ibu jari tangannya yang awalnya sulit teratasi, kini juga sudah pulih kembali setelah Mirna rajin mengompresnya dengan Tahitian Noni.


 



 




 

Form Pemesanan

Salam Hangat,